Atasi Masalah Banjir, Pemkab Bangun Saluran Drainase Jalan Kudus-Kaliwungu

Pekerja sedang mengerjakan proyek pembangunan saluran drainase Jalan Kudus-Kaliwungu, tepatnya dari perempatan Jember ke barat. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pembangunan saluran drainase Jalan Kudus-Kaliwungu, tepatnya dari Perempatan Jember ke barat. Pembangunan saluran drainase ini dilakukan untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di area tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo menjelaskan, pembangunan drainase Jalan Kudus – Kaliwungu ini akan dilakukan sepanjang 589 meter. Ia menyebut pekerjaan drainase itu melanjutkan pembangunan serupa yang sudah dilakukan di ruas Jalan KH Asnawi atau perempatan Jember ke utara, dan Jalan Sunan Kudus atau perempatan Jember ke timur.

“Untuk konstruksinya campuran, menggunakan u-ditch beton dan beton cor dengan tulangan serta backyard,” ucapnya.

Proyek pembangunan ini, kata Harry, telah dianggarkan senilai Rp3,3 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pemkab Kudus tahun anggaran 2025. Kontrak pembangunan drainase telah dimulai pada tanggal 7 Agustus 2025 dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender oleh penyedia jasa atau kontraktor dari CV Cinta Damai.

“Sekitar bulan November diharapkan pekerjaan bisa selesai. Sehingga kekhawatiran masyarakat terhadap banjir yang biasanya di penghujung tahun sampai awal tahun baru, bisa tereduksi,” katanya.

Melalui pembangunan drainase ini, Dinas PUPR Kudus memperkirakan genangan air yang muncul di perempatan Jember saat musim penghujan bisa tereduksi sekitar 15-20 persen.

“Harapannya sesuai perintah Pak Bupati agar Dinas PUPR segera menuntaskan adanya genangan atau banjir sementara di perempatan Jember, baik itu ke arah barat atau arah Jepara maupun ke utara ke Gunung Muria,” ujarnya.

Setelah pengerjaan Jalan Kudus-Kaliwungu, pihaknya juga akan membangun drainase di Jalan KH Subchan ZE atau perempatan Jember ke selatan.

Agar jalan tidak bergelombang setelah dibangun drainase di bawahnya, kata dia, Dinas PUPR akan memasang inlet dengan baik. Ke depan, bahu jalan juga akan dirapikan agar tidak ada rumput maupun tanaman liar yang tumbuh, sehingga tidak ada sampah yang menyumbat aliran air.

“Di sisi lain, kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus agar tidak membuang sampah di sepanjang jalan,” imbaunya.

Harry menambahkan, dalam proyek ini nantinya juga akan dilakukan pembangunan trotoar di atas drainase. Tujuannya yakni untuk keamanan pejalan kaki dan keindahan kota.

“Sebagian akan dilakukan pembangunan trotoar, yakni sekitar 100 meter dari total panjang drainase 589 meter,” katanya.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Utia Lil

Exit mobile version