Spesial Peringatan Hari Jadi Rembang, Pasar Tani Digelar Lebih Meriah

Suasana keramaian Pasar Tani di halaman kantor Dintanpan Rembang Jumat, 25 Juli 2025. (Muhammad Faalih/Beritajateng.id)

REMBANG, Beritajateng.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-284, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang menggelar Pasar Tani dengan suasana yang lebih meriah dari biasanya, Jumat, 25 Juni 2025.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Rembang Agus Iwan Haswanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Rembang.

“Ini kita dedikasikan untuk Hari Jadi Rembang sebagai rasa syukur kita. Rembang sudah berusia 284 tahun. Pasar tani kali ini lebih istimewa, ada sekitar 45 lapak yang ikut serta,” ujarnya.

Agus mengungkap, Pasar Tani merupakan program rutin yang digelar setiap dua minggu sekali pada hari Jumat di halaman Kantor Dintanpan. Pada edisi khusus perayaan Hari Jadi Rembang, ada berbagai kegiatan tambahan seperti sarapan gratis dan kolaborasi dengan Indofood.

“Kami mewajibkan semua Kelompok Wanita Tani (KWT) dari masing-masing kecamatan hadir dan membawa produk unggulannya. Ini sebagai bentuk promosi sekaligus memberi ruang kepada petani untuk bertemu langsung dengan konsumen,” imbuh Agus.

Menurutnya, Pasar Tani menjadi alternatif belanja masyarakat. Produk-produk yang dijual berasal langsung dari petani dan produsen, sehingga harga yang ditawarkan relatif lebih murah dibandingkan pasar umum.

Salah satu produk yang menarik perhatian adalah beras dari koperasi pasar Bulog yang dijual dengan harga Rp 11.600 di Pasar Tani. Sementara harga biasanya dijual di kisaran Rp 13.500 hingga Rp 14.000 per kilogram

Dalam penyelenggaraan Pasar Tani, Agus mengungkap terdapat beberapa kendala terutama terkait jumlah pengunjung yang dipengaruhi oleh waktu pelaksanaan. 

Menurutnya pada Jumat di tanggal tertentu, pengunjung Pasar Tani relatif kurang ramai. Hal ini berpotensi membuat rugi para pemilik lapak.

“Evaluasi rutin kami lakukan, dan itu kami serahkan ke bidang ketahanan pangan yang menyelenggarakan untuk dievaluasi, terus inovasi-inovasi agar lebih menarik,” jelasnya.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Utia Lil

Exit mobile version