SEMARANG, Beritajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai rencana pemerintah mengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) dengan Dimethyl Ether (DME).
“Sosialisasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan karena terjadi perubahan kebiasaan. Seperti sebelumnya ketika LPG hadir menghapus penggunaan minyak tanah,” ujarnya.
Dengan sosialisasi, menurutnya masyarakat bisa mendapatkan manfaat informasi yang jelas tentang perbedaan LPG dan DME. Hal itu akan membuat mereka merasa aman dan tenang ketika menggunakannya.
“Selain sosialisasi secara masif, untuk menarik perhatian masyarakat agar mau berpindah dari LPG ke DME, maka harga DME diupayakan harus lebih murah dari LPG,” kata politisi dari Golkar itu.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia harus mengimpor 8,4 juta MT LPG per tahun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Untuk menekan impor, pemerintah mengoptimalkan hilirisasi batubara dengan memproduksi DME yang dinilai bersifat ramah lingkungan, tidak merusak ozon, dan bisa menggunakan infrastruktur tabung LPG eksisting.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















