SEMARANG, Beritajateng.id – Arus lalu lintas (lintas) di kawasan Jalan Gombel akan dialihkan mulai besok Senin, 20 April 2026 pada pukul 09.00 WIB. Pengalihan arus ini dilakukan seiring dengan dimulainya proyek perbaikan di kawasan tersebut.
Kebijakan ini dilakukan dengan menutup Jalan Gombel Lama dan mengalihkan arus ke Jalan Gombel Baru. Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengatakan rekayasa lalin ini diperkirakan berlangsung hingga tujuh bulan.
“Pelaksanaan kegiatan maksimal selama tujuh bulan, dengan penerapan Jalan Gombel Baru menjadi dua arah,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026.
Ia menjelaskan, dalam skema tersebut, prioritas lajur akan diberikan bagi kendaraan yang melaju ke arah atas atau tanjakan. Sementara pergerakan lalu lintas lokal tetap difasilitasi dengan menempatkan personel di ujung penutupan Jalan Gombel Lama.
“Pergerakan lokal tetap kami fasilitasi dengan penempatan personel di titik penutupan,” jelasnya.
Untuk kendaraan berat seperti truk dan bus, pihaknya mengarahkan untuk masuk ke Tol Srondol–Jatingaleh.
Adapun kendaraan roda empat atau lebih dari arah Banyumanik dialihkan melalui Tol Srondol, dari Bukit Sari melalui Tol Undip Tembalang, serta dari Semarang bawah melalui Tol Jatingaleh I.
“Kendaraan roda dua dari arah Undip dan Tembalang diarahkan melalui Jalan Baru Undip Jangli, Jalan Kasipah, hingga Jalan Dr. Wahidin,” imbuhnya.
Dalam upaya mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satker PJN Wilayah III terkait penyiapan fasilitas perlengkapan jalan.
“Kami menyiapkan perlengkapan seperti stick cone portable yang dilengkapi rantai plastik, serta mendirikan posko terpadu bersama petugas Dinas Perhubungan, Satlantas, dan instansi terkait,” katanya.
Selain itu, satu unit mobil derek juga disiagakan di lokasi posko untuk mengantisipasi kendaraan mogok dan potensi kemacetan.
“Penempatan derek ini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan kendaraan di lapangan,” tandasnya.

Jurnalis: *Red
Editor: Tia















