GROBOGAN, Beritajateng.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan berhasil menghimpun sebanyak 298 kantong darah dalam momen peringatan Hari Donor Darah Sedunia.
Kegiatan dengan tema “Setetes Darah untuk Kemanusiaan” ini digelar di halaman Markas PMI Grobogan, Selasa, 14 Juli 2026. Dengan ratusan itu, target kantong darah yang ditetapkan PMI Grobogan telah terlampaui.
Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Moh. Sumarsono, mengatakan panitia semula menargetkan 300 peserta donor darah. Namun hingga kegiatan berakhir, sebanyak 367 orang hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Peserta melebihi target. Dari 367 orang yang hadir, sebanyak 298 orang berhasil mendonorkan darahnya sehingga target peserta yang kami tetapkan dapat terlampaui,” ujarnya.
Sumarsono merincikan ratusan kantong darah itu terdiri dari 56 kantong golongan darah A, 99 kantong golongan darah B, 111 kantong golongan darah O, dan 32 kantong golongan darah AB.
Sementara itu, dari total peserta yang hadir, sebanyak 69 orang belum dapat mendonorkan darahnya. Rinciannya, 12 orang mengalami tekanan darah tinggi, satu orang tekanan darah rendah.
\
Kemudian dua orang memiliki kadar hemoglobin (HB) tinggi, sembilan orang HB rendah, dua orang sedang mengkonsumsi obat, serta 43 orang memilih pulang sebelum proses donor dilaksanakan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas tingginya kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
“Donor darah ini penting. Sesuai tema yang diusung, setetes darah yang kita donorkan dapat membantu dan menyelamatkan mereka yang membutuhkan. Saya mengapresiasi semangat masyarakat Grobogan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini,” katanya.
Salah seorang pendonor, Sofyan, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Menurutnya, pelayanan petugas berlangsung ramah, tertib, dan profesional sehingga peserta merasa nyaman mengikuti kegiatan. Ia juga mengaku senang karena selain dapat berbagi melalui donor darah, peserta memperoleh suvenir dan menikmati sajian bakso gratis yang disediakan panitia.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Pelayanannya ramah dan tertib sehingga peserta merasa nyaman. Selain bisa menjaga kesehatan dengan donor darah, kami juga mendapat suvenir dan bakso gratis,” ungkap Sofyan.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















