KOTA TEGAL, Beritajateng.id – Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah mengapresiasi kontribusi Persatuan Wanita Republik Indonesia (Perwari) yang turut membangun daerah melalui peran penting perempuan.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Silaturahmi dan Laporan Perwari Korwil Pekalongan yang digelar di Kedai Radar, Kota Tegal, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti para perempuan anggota Perwari dari Kota Tegal, Brebes, Slawi, Pemalang, dan Pekalongan.
“Silaturahmi tidak hanya sekadar agenda organisasi. Ini adalah wadah untuk mempererat persaudaraan, bertukar pengalaman, dan memperkuat semangat kebersamaan,” ujarnya.
Wawalkot Tazkiyyatul berharap, melalui Perwari para anggota bisa menjadi kekuatan masyarakat yang memberikan manfaat nyata di lingkungan sekitar.
“Saya berharap Perwari menjadi ruang untuk saling belajar, saling menguatkan, dan saling memberikan inspirasi,” katanya.
Ia juga menegaskan perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya di dalam keluarga tetapi juga dalam bidang sosial dan pembangunan. Karena itu, soliditas organisasi, komunikasi yang baik, dan kepedulian menjadi kunci agar kontribusi Perwari kepada masyarakat semakin besar.
Pada kesempatan itu, Tazkiyyatul juga mengapresiasi materi gaya hidup sehat dan pencegahan tuberkulosis (TBC) yang disampaikan dalam kegiatan. Ia mengajak seluruh anggota Perwari untuk memulai budaya hidup sehat dari lingkungan keluarga, serta menjadi agen edukasi kesehatan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua Perwari Kota Tegal, Susi Hartati, menyambut peserta dari Kota Tegal, Brebes, Slawi, Pemalang, dan Pekalongan. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan kekeluargaan antar anggota Perwari di wilayah Korwil Pekalongan.
“Semoga melalui kegiatan ini silaturahmi kita tetap terjaga dan semakin kuat,” ucap Susi.
Senada, Ketua Perwari Korwil Pekalongan, Pinasti, menyebut pertemuan ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan peran organisasi bagi masyarakat. Ia juga mendorong anggota Perwari untuk peka terhadap persoalan di lingkungan dan berupaya mencari solusi bersama.
“Perwari harus menjadi tempat belajar dan melahirkan gagasan nyata. Organisasi akan memiliki arti apabila mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Jurnalis: Yadi
Editor: Tia















