GROBOGAN, Beritajateng.id – Wisata religi Makan Ki Ageng Selo di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo dikunjungi oleh sejumlah wisatawan asing dari Belanda dan Swedia pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Rombongan yang terdiri dari 15 turis asing, terdiri dari 14 wisatawan dari Belanda dan satu dari Swedia, ini dipimpin oleh Mr. Chaas. Mereka tiba di kawasan Makam Ki Ageng Selo sekitar pukul 12.00 WIB. Para wisatawan tampak mengenakan busana ziarah berupa atasan putih dan kain sarung bermotif batik.
Selama kegiatan, rombongan mendapat pengamanan dari Polsek Tawangharjo. Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono dengan didampingi seorang penerjemah, sempat berdialog dengan pimpinan rombongan tersebut.
Dalam percakapan itu, Mr. Chaas menyampaikan kegembiraannya bisa berkunjung ke Grobogan. Ia mengatakan wilayah ini memiliki jejak sejarah peradaban yang kuat, termasuk keberadaan Kerajaan Medang Kamulan yang diyakini sebagai salah satu kerajaan tertua di Pulau Jawa.
Menurutnya, banyak lokasi wisata sejarah di Grobogan yang menyimpan memori masa lalu dan layak dikunjungi wisatawan asing. Ia juga menuturkan bahwa Ki Ageng Selo dikenal sebagai tokoh spiritual besar dari Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, yang hidup pada masa Kesultanan Demak.
“Saya mengetahui bahwa Ki Ageng Selo terkenal dengan kesaktiannya sebagai tokoh yang mampu menaklukkan petir,” ujar Mr. Chaas.
Usai kegiatan, rombongan berencana melanjutkan perjalanan ke Semarang sebelum bertolak menuju Pulau Bali sebagai destinasi berikutnya. Sebelum meninggalkan lokasi, mereka menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Tawangharjo atas pengamanan selama ziarah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kepolisian Indonesia atas kehadiran dan rasa hormat yang diberikan selama kegiatan ziarah kami,” kata Mr. Chaas.
Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan wisatawan asing tersebut. Ia menilai kehadiran mereka menunjukkan bahwa potensi wisata religi di Grobogan telah dikenal secara internasional.
“Kehadiran wisatawan asing ini menunjukkan bahwa Grobogan memiliki potensi wisata spiritual yang besar. Kami dari Polsek Tawangharjo akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat turut mempromosikan pariwisata religi dan sejarah Grobogan ke kancah internasional. Sebab, Makam Ki Ageng Selo selama ini dikenal sebagai situs spiritual yang sarat nilai budaya dan kerap didatangi peziarah lokal maupun mancanegara.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















