GROBOGAN, Beritajateng.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto mengaku saat ini tengah fokus pada upaya perubahan pola pikir masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit lewat program cek kesehatan gratis.
Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi program pembangunan kesehatan di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi pada Sabtu, 29 November 2025 bersama Kementerian Kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Edy menekankan bahwa layanan cek kesehatan gratis bukan sekadar program, tetapi sarana untuk membangun budaya hidup sehat sejak dini.
Ia menilai masih banyak warga yang enggan memeriksakan diri karena takut mengetahui kondisi kesehatannya. Padahal, menurutnya, ketakutan tersebut justru menjadi hambatan dalam mencegah penyakit semakin parah.
“Banyak yang takut kalau tahu hasilnya. Padahal semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani secara efektif,” ujarnya.
Edy menuturkan keberadaan cek kesehatan gratis menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk memantau kondisi tubuh tanpa dipungut biaya. Deteksi dini juga dinilai sebagai investasi kesehatan yang dampaknya sangat besar bagi masa depan.
Ia juga menegaskan pentingnya peran puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan primer. Pihaknya mendorong agar fasilitas kesehatan di Grobogan lebih aktif menyapa masyarakat, bukan hanya menunggu kedatangan pasien.
“Puskesmas harus turun langsung. Edukasi dan ajak warga untuk periksa kesehatan. Semua fasilitas sudah tersedia gratis, tinggal dimanfaatkan,” katanya.
Selain mencegah penyakit tidak menular, Edy menyebut cek kesehatan gratis juga relevan untuk penanganan penyakit menular seperti TBC yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Djatmiko, menambahkan bahwa program ini menjadi wujud komitmen pemerintah meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, semakin banyak warga yang memanfaatkan layanan ini, semakin besar peluang mencegah munculnya kasus berat.
“Dengan deteksi dini, kita bisa melakukan intervensi lebih cepat dan mencegah kondisi kesehatan menjadi lebih buruk,” jelasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















