SALATIGA, Beritajateng.id – Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Dukuh di Kecamatan Sidomukti berhenti beroperasi mulai Senin, 15 Desember 2025. Penghentian operasional program makan bergizi gratis (MBG) diduga akibat dana belum cair.
Dari pantauan di lokasi, masih terdapat aktivitas petugas di SPPG Dukuh yang berlokasi di Jalan Nakula Sadewa. Mereka memanfaatkan jeda operasional untuk membersihkan area dapur. Pembersihan dilakukan mulai dari peralatan memasak, wadah makanan, tempat pencucian, hingga area pengolahan makanan.
Tak hanya itu, petugas juga menata ulang peralatan MBG serta membersihkan kendaraan operasional SPPG. Kepala SPPG Dukuh, Bekti Larasati mengatakan, akibat penghentian sementara tersebut, pendistribusian makanan bergizi ke sejumlah sekolah terpaksa dihentikan.
“Kami melayani 3.386 siswa penerima manfaat. Mereka adalah siswa dari jenjang kelompok bermain (KB) hingga SMK di sembilan sekolah. Untuk sementara mereka belum bisa menikmati program MBG hingga batas waktu yang tidak dapat dipastikan,” ujarnya, Senin, 15 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, penghentian sementara dilakukan karena adanya keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat, sehingga berdampak pada pelaksanaan MBG.
“Kami terpaksa menghentikan sementara distribusi MBG karena dana operasional belum cair. Penghentian dilakukan mulai hari ini,” jelasnya.
Laras menyatakan, operasional SPPG akan kembali berjalan setelah dana operasional dari pemerintah sudah cair. Selain itu, pihaknya juga telah memberikan informasi kepada sekolah-sekolah terkait penghentian sementara SPPG.
“Kalau dananya sudah cair, akan segera kami komunikasikan kepada sekolah dan akan segera kami salurkan,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















