BLORA, Beritajateng.id – Anggaran untuk perbaikan jalan di Kabupaten Blora dipotong hingga Rp279 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga pada 2026 ini, jalan di Blora hanya akan diperbaiki dengan dana sebesar Rp21 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Blora, Nizamudin Al Huda, mengungkap pemotongan anggaran perbaikan jalan yang sangat signifikan itu terjadi karena adanya efisiensi.
“Pemangkasan anggaran tahun ini cukup tinggi. Kami tahun lalu anggaran pembangunan jalan mencapai sekitar Rp300 miliar, sekarang hanya Rp 21 miliar,” ujarnya, Sabtu, 17 Januari 2026.
Ia menambahkan, penurunan anggaran itu menjadi tantangan serius bagi DPUPR Blora dalam menjaga kualitas jalan daerah. Sebab menurutnya jalan rusak di Kabupaten Blora masih cukup tinggi.
Menghadapi persoalan tersebut, pihaknya saat ini telah mengajukan anggaran perbaikan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) ke pemerintah pusat.
“Jadi kalau IJD itu modelnya koridor. Ada empat koridor yang sedang kita usulkan. Ini sedang kita upayakan karena saat ini anggaran kan lebih banyak di pusat, daripada di daerah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Bapperida Blora, Hajar Ahmad Chusaini, menyampaikan pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi program prioritas Bupati Blora Arief Rohman pada tahun ini.
“Jadi pembangun infrastruktur jalan tetap ada dan menjadi prioritas, meskipun tidak sebanyak tahun sebelumnya,” paparnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















