KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyiapkan anggaran penanganan kebencanaan sebesar Rp9,6 miliar pada tahun ini.
“Kami harap tidak habis anggaran itu, artinya ketika anggaran itu tidak habis di tahun 2026 ini maka bencana alam yang terjadi di Kabupaten Semarang tidak banyak,” kata Bupati Ngesti Nugraha, Minggu, 1 Februari 2026.
Bupati Ngesti mengatakan, saat ini cuaca ekstrem seperti hujan lebat masih terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. Bahkan, hal itu mengakibatkan banjir, angin puting beliung, pohon tumbang, rumah warga rusak, dan lain sebagainya.
“Kami inventarisasi secepatnya jika terjadi bencana alam dan membuat dampak bagi warga masyarakat,” imbuhnya.
Selain menyiapkan anggaran kebencanaan, pihaknya juga menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana. Misalnya untuk warga yang rumahnya roboh akan mendapat bantuan senilai Rp20 juta.
“Untuk rumah kategori rusak berat itu mendapat bantuan senilai Rp15 juta, lalu yang rusak sedang itu menerima bantuan Rp10 juta, dan yang rusak ringan bantuannya sebesar Rp5 juta,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















