KENDAL, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menggelar kegiatan Pasar Murah Idul Fitri 1447 H di Alun-Alun Kendal, Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh warga yang dapat memberi bahan pokok lebih murah dari harga biasanya.
Setidaknya ada 67 stand Organisasi Perangkat Desa (OPD), Bagian Setda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Perbankan dan lembaga lainnya yang menjual paket sembako. Diantaranya meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, mie instan serta produk-produk UMKM dan lain sebagainya.
Bupati Dyah Kartika Permanasari menjelaskan pasar murah dan bazar UMKM ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya adalah untuk menekan lonjakan harga yang seringkali terjadi saat menjelang Lebaran.
“Mendekati Lebaran nanti permintaan pasti melonjak yang biasanya dibarengi dengan lonjakan harga. Sehingga bersama OPD dan instansi lain kita kali ini menggelar pasar murah,” kata Bupati Tika, sapaan akrabnya.
Selain pasar murah, ia mengatakan Pemkab Kendal juga akan terus melakukan monitoring terkait harga dan ketersediaan bahan pokok penting menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
“Alhamdulillah hingga saat ini di Kabupaten Kendal harga bahan pokok masih cukup stabil. Dan ketersediaannya juga sudah tercukupi,” ungkapnya
Ia menyebut ada sekitar 1.200 paket sembako yang disediakan dalam pasar murah kali ini. Paket itu berisi beras 2,5 kilogram, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan mie instan.
“Tentunya melalui kegiatan ini harapannya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini sebagai upaya Pemkab Kendal untuk menekan lonjakan harga yang seringkali terjadi saat menjelang lebaran,” tambahnya.
Salah seorang warga Kelurahan Candiroto, Sri mengaku sengaja datang lantaran ingin membeli bahan pokok dengan harga murah meski harus berdesak-desakan.
“Saya tidak kebagian kupon jadi tidak bisa membeli paket sembako. Tapi Alhamdulillah ada stand yang tidak pakai kupon, jadi saya beli beras harganya Rp60 ribu kalau di pasar kan biasanya harganya Rp15 ribu per kilogram. Pasar murah ini sangat membantu kami apalagi harga-harga sekarang naik,” ungkapnya.
Selain kebutuhan sembako, bazar pakaian pantas pakai juga diserbu warga. Beragam pakaian pantas pakai baik anak hingga dewasa dijual dengan harga Rp10 ribu per 2 potong.
“Ini harganya Rp10 ribu dapat dua. Ada gamis, ada pakaian anak, celana, mukena, kerudung dan lain sebagainya,” kata salah seorang pembeli, Dewi.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















