KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – Memasuki H-5 Lebaran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kondisi arus lalu lintas (lalin) di ruas Tol Semarang-Solo terpantau mulai ramai oleh kendaraan para pemudik dari luar wilayah Jawa Tengah.
Dari hasil pantauan di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya dari Ungaran ke Bawen, kendaraan-kendaraan pribadi dari berbagai daerah, seperti Jabodetabek, Jawa Barat, hingga Sumatera mulai memadati wilayah setempat.
Meski begitu, kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Semarang-Solo masih lancar. Sejumlah kendaraan masih dapat memacu kendaraannya di kecepatan 60 hingga 80 kilometer/jam.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengatakan volume kendaraan di ruas Tol Semarang-Solo telah mengalami peningkatan sejak pagi hari.
“Kondisi hari ini Alhamdulillah ramai, aman, dan lancar,” katanya, usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-505 Kabupaten Semarang, di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Ungaran, Minggu, 15 Maret 2026.
Pihaknya memprediksi ada dua gelombang arus mudik Lebaran 2026. Pertama puncak arus mudik pada Sabtu-Minggu, 14-15 Maret 2026. Sementara gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu-Kamis, 18-19 Maret 2026.
Ia pun mengimbau kepada seluruh pemudik untuk kembali melakukan pengecekan pada kendaraan yang digunakan untuk mudik Lebaran tahun ini.
“Selain cek kendaraannya, juga perhatikan kondisi kesehatan pengemudi, sekaligus kesehatan kondisi mesin kendaraan. Hal ini untuk memastikan keselamatan para pemudik,” harapnya.
Selain di ruas Tol Semarang-Solo, keramaian kendaraan pemudik juga nampak terjadi di jalur konvensional di Kabupaten Semarang. Dari hasil pantauan, ruas dari Bawen menuju Kota Salatiga mulai dipadati kendaraan pribadi.
“Kami juga lakukan pengamanan di sejumlah ruas jalur konvensional, karena ada pos-pos pengamanan kita di jalur-jalur konvensional. Kemudian, pengamanan lebih juga kami lakukan di titik-titik keramaian, seperti pasar-pasar tradisional dan objek wisata sudah pasti kami lakukan pengamanan lebih,” katanya.
AKBP Ratna menambahkan pihaknya menyediakan layanan fasilitas bengkel gratis bagi para pemudik. Namun, layanan ini hanya difokuskan di ruas jalur-jalur arteri atau konvensional, mengingat di seluruh rest area tol Semarang-Solo sudah tersedia bengkel gratis.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















