KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal menggelar Fun Bike dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu, 9 Mei 2026.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari didampingi Kepala Disdikbud Kendal, Ferinando Rad Bonay juga ikut gowes di Fun Bike yang mengambil start dari SD Negeri Damarsari, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal dan finish di Pantai Indah Kemangi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para tokoh pendidikan nasional sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Kendal.
“Ini merupakan bentuk penghormatan kepada para tokoh pendidikan nasional yang telah memperjuangkan semangat belajar bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia menyebut Hardiknas juga menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Kendal, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai pelatihan.
Selain itu, Disdikbud Kendal juga menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pihak swasta yang peduli terhadap pendidikan guna meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam pembelajaran literasi dan numerasi.
“Kami juga memberikan insentif kesejahteraan bagi guru PAUD yang belum mendapatkan sertifikasi, yakni bantuan sebesar Rp225 ribu per bulan,” tambahnya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari usai melepas ratusan peserta Fun Bike mengatakan bahwa Fun Bike tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam momentum Hardiknas 2026.
“Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema ‘Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Tema ini mengingatkan bahwa pendidikan bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana rekreasi dan silaturahmi yang dapat mendorong masyarakat menjaga kesehatan fisik melalui olahraga bersepeda. Ia menilai penggunaan sepeda relevan sebagai salah satu upaya mengantisipasi krisis energi dan bahan bakar minyak (BBM).
“Saya berharap semangat gowes ini mencerminkan semangat kita dalam mengayuh pendidikan menuju arah yang lebih maju, cerdas, dan bermutu,” harapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















