KENDAL, Beritajateng.id – Sapi bernama si Gemoy dari peternak Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Nur Khozin, terpilih menjadi sapi kurban Presiden yang akan disembelih di salah satu masjid Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada Iduladha 2026 mendatang. Sapi Gemoy jenis Simmental itu berbobot 1,1 ton dan dibeli dengan harga Rp122 juta.
Nur Khozin menjelaskan sapi yang berperawakan gemoy tersebut kini berusia 4 tahun. Ia memelihara sapi tersebut secara intensif sejak 2 tahun lalu.
“Sapi ini saya beli dulu waktu umur 2 tahun, belinya di Yogjakarta. Karena senang saya rawat dengan baik sampai sekarang umur 4 tahun,” kata pemilik Nur Khozin.
Ia menerangkan perawatan sapi Gemoy miliknya memang berbeda dengan sapi-sapi yang ia jual lainnya.
“Perawatannya intensif, mandi 2 kali, pakannya harus bergizi, vitamin juga rutin, pakai rempah-rempah seperti jahe, temulawak itu juga wajib satu minggu satu sekali,” terangnya.
Dia menyebut, usaha peternakan sapi miliknya sudah berjalan selama 10 tahun. Namun baru kali ini sapi miliknya mendapat kesempatan untuk dibeli dan dikurbankan oleh Presiden Prabowo.
“Saya juga baru punya sapi 1 ton lebih ini ya baru kali ini. Kemarin paling besar bobotnya di kisaran 700 sampai 800 kwintal. Terus dari dinas kesini cek sapi Gemoy ini dan akhirnya diputuskan untuk kurban Pak Presiden,” sambungnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati menyebut, pihaknya mendapatkan arahan bahwa program sapi kurban Presiden ini harus dibeli dari peternak lokal.
“Jadi kita dilarang beli dari wilayah lain. Arahannya harus beli dari lokal. Kebetulan setelah kita survei ada di Margosari Patebon,” ungkapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















