KENDAL, Beritajateng.id – Bus yang membawa rombongan siswa dan guru dari SMPN 2 Brangsong Kendal mengalami kecelakaan beruntun di Tol Cipali KM 88 wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa, 19 Mei 2026.
Diketahui, rombongan siswa kelas VIII beserta para guru itu hendak mengadakan study tour di Bandung. Kecelakaan ini melibatkan bus rombongan nomor 5 yang berada di posisi paling belakang.
Berdasarkan keterangan sementara, insiden bermula saat sebuah truk tiba-tiba oleng ke arah kiri. Sopir bus berupaya menghindari truk tangki dengan membanting setir, namun di depan terdapat truk boks sehingga terjadi senggolan dan kecelakaan tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian tersebut, lima siswa dan dua guru mengalami luka ringan. Para korban langsung mendapatkan penanganan medis dan saat ini telah kembali bergabung dengan rombongan lainnya.
Selain korban luka, satu orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Korban diketahui merupakan kernet bus asal Semarang, Jawa Tengah. Sementara itu, korban luka masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Abdul Radjak Purwakarta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan rombongan sedang dalam perjalanan menuju Bandung untuk kegiatan study tour.
Menurutnya, kecelakaan diduga terjadi akibat kondisi tak terduga di jalan raya. Para siswa juga sempat mengalami benturan saat sopir melakukan pengereman mendadak.
“Perjalanan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu ada kondisi di luar kendali yang menyebabkan kecelakaan. Beberapa siswa mengalami benturan ke kursi depan akibat rem mendadak,” ujar Ferinando saat dihubungi melalui telepon.
Ia menambahkan, pihak sekolah dan penyelenggara sebenarnya telah memenuhi berbagai persyaratan teknis perjalanan guna mengantisipasi risiko kecelakaan.
“Secara teknis sudah ada syarat-syarat yang dipenuhi agar perjalanan aman. Namun, kalau ada hal-hal tak terduga di luar kendali memang sulit dihindari,” kata Ferinando.
Pihak armada bus juga telah menyiapkan kendaraan pengganti untuk melanjutkan perjalanan rombongan. Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani petugas kepolisian setempat.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















