KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal memanfaatkan ajang Kendal Open Fair (KOF) 2026 untuk memperkenalkan berbagai program dan inovasi di bidang pendidikan serta kebudayaan kepada masyarakat.
Mengusung tema Innovation and Collaboration, Kendal Open Fair 2026 digelar selama tujuh hari di Stadion Utama Kebondalem, Kabupaten Kendal, mulai Selasa, 21 Juli 2026 hingga Senin, 27 Juli 2026.
Dalam kegiatan ini, Disdikbud menghadirkan Panggung Pekan Kebudayaan Daerah sebagai ruang untuk menampilkan dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Selain itu, stand Disdikbud Kendal juga menyajikan berbagai pameran edukasi yang menampilkan program-program unggulan dan inovasi di bidang pendidikan.
Kehadiran Panggung Pekan Kebudayaan Daerah menjadi salah satu upaya Disdikbud Kendal untuk mendekatkan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara pameran edukasi menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai program pendidikan yang tengah dikembangkan di Kabupaten Kendal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan penguatan sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Salah satu program prioritas yang terus didorong, kata dia, adalah peningkatan kompetensi guru. Langkah ini dilakukan untuk mendukung transformasi pembelajaran, termasuk digitalisasi pendidikan di wilayah Kendal.
“Program prioritas pendidikan terdepan kita adalah bagaimana meningkatkan kompetensi guru agar bisa mendukung program Pak Presiden, yaitu digitalisasi pembelajaran,” ujar Ferinando, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita berharap kualitas pendidikan ini semakin meningkat. Menjelang Indonesia Emas 2045, agar sumber daya manusia kita bisa bersaing, tentunya kompetensi para guru harus terus kita tingkatkan,” katanya.
Melalui Panggung Pekan Kebudayaan Daerah dan pameran edukasi, Disdikbud Kabupaten Kendal menunjukkan bahwa pendidikan dan kebudayaan menjadi dua sektor yang saling melengkapi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. (Adv)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















