KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal memanfaatkan ajang Kendal Open Fair 2026 untuk memperkenalkan beragam produk pertanian unggulan kepada masyarakat.
Tak hanya menampilkan hasil panen segar, DPP juga memamerkan berbagai produk olahan pertanian sebagai upaya memperluas promosi dan membuka peluang pasar bagi petani lokal.
Hasil-hasil komoditas pertanian tersebut juga mendapatkan apresiasi oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat mengunjungi stand DPP pada pembukaan Kendal Open Fair 2026 di Stadion Utama Kebondalem, Selasa, 21 Juli 2026.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengatakan keikutsertaan DPP dalam Kendal Open Fair merupakan agenda rutin untuk mengenalkan potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Kendal.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami menampilkan produk-produk pertanian unggulan serta produk olahan hasil pertanian. Ada melon, alpukat, bawang merah, dan berbagai komoditas lainnya. Ini menjadi sarana untuk memperkenalkan bahwa Kabupaten Kendal memiliki potensi budidaya pertanian yang sangat beragam,” ujar Pandu.
Menurutnya, Kendal Open Fair menjadi momentum yang tepat untuk menarik minat masyarakat maupun calon pembeli dari berbagai daerah. Ia berharap pameran tersebut mampu mempertemukan petani dengan calon konsumen maupun pelaku usaha yang membutuhkan pasokan hasil pertanian dalam jumlah besar.
“Harapannya muncul ketertarikan dari masyarakat. Siapa tahu ada yang membutuhkan hasil pertanian dalam jumlah besar, sehingga nantinya bisa kami hubungkan langsung dengan para petani di Kendal,” harap Pandu.
Pandu menegaskan, kualitas produk pertanian Kabupaten Kendal tidak kalah bersaing dengan daerah lain. Bahkan, Kendal memiliki sejumlah varietas unggulan yang merupakan hasil pengembangan asli daerah.
“Produk-produk pertanian kita sangat berkualitas. Bahkan ada beberapa varietas yang memang asli Kendal, seperti Alpukat Kendil dan Alpukat Rifai. Selain itu ada juga varietas Srikaya Rofi, yang merupakan akronim dari Roso VIP dan sudah mendapatkan Surat Keputusan Penetapan dari kementerian,” jelasnya.
Melalui Kendal Open Fair 2026, Pandu berharap semakin banyak masyarakat mengenal potensi pertanian Kabupaten Kendal sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para petani.
“Dengan demikian, produk-produk unggulan Kendal harapannya kedepan semakin berkembang dan memiliki daya saing di pasar regional maupun nasional,” pungkasnya. (adv)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















