REMBANG, Beritajateng.id – Kabupaten Rembang berhasil menduduki posisi tertinggi di Jawa Tengah dalam produksi tembakau pada 2025. Capaian ini jauh melampaui Temanggung, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah sentra tembakau terbesar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah pada 27 Februari 2026, produksi tembakau Rembang pada 2025 mencapai 11.697,66 ton. Sementara produksi tembakau Temanggung tercatat 9.363,85 ton.
“Ini sebenarnya rekor baru. Biasanya kita selalu di bawah Temanggung. Tahun kemarin luar biasa produknya,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, Senin, 28 September 2026.
Menurutnya peningkatan produksi perlu diikuti dengan harga yang mampu memberikan penghargaan layak terhadap kerja keras petani. Salah satunya dengan menjaga hubungan kemitraan yang baik antara petani dan pelaku usaha.
“Kami mengajak kemitraan dengan sadar ini berjalan baik, memberikan apresiasi yang wajar, pantas untuk kedua pihak,” katanya.
Adapun 10 daerah dengan produksi tembakau terbanyak berdasarkan Jateng Stats yakni:
- Rembang 11,6 ribu ton
- Temanggung 9,3 ribu ton
- Grobogan 6,7 ribu ton
- Kendal 5,6 ribu ton
- Boyolali 4,7 ribu ton
- Blora 4,4 ribu ton
- Wonogiri 3,6 ribu ton
- Demak3,0 ribu ton
- Wonosobo 2,1 ribu ton
- Magelang 2,0 ribu ton. (Adv)
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















