Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home artikel

Momen September Hitam, GMNI Jakarta Timur Nyatakan Sikap di 2 Tahun Prabowo-Gibran 

Utia Afidah by Utia Afidah
2 September 2026
in artikel
Momen September Hitam, GMNI Jakarta Timur Nyatakan Sikap di 2 Tahun Prabowo-Gibran 

Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan. (Humas DPC GMNI Jakarta Timur/Beritajateng.id)

831
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Beritajateng.id – September Hitam ialah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengingat juga mengkritisi rangkaian peristiwa tindak kekerasan, pelanggaran HAM dan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada bulan September dalam sejarah Indonesia. 

Istilah ini tidak merujuk pada satu peristiwa tunggal melainkan digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat sipil, organisasi mahasiswa dan pegiat HAM untuk membangun ingatan kolektif terhadap sejumlah kasus yang terjadi pada bulan September dan hingga kini masih menyisakan persoalan keadilan. 

Sejumlah peristiwa yang kerap dikaitkan dengan September Hitam antara lain Tragedi Tanjung Priok pada 12 September 1984, pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib pada 7 September 2004, Tragedi Semanggi II pada 24 September 1999, serta berbagai kasus kekerasan dan pelanggaran HAM lainnya. 

Memasuki momentum September Hitam menuju dua tahun pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka maka evaluasi terhadap jalannya pemerintahan harus dilakukan secara objektif, berbasis data, serta tidak berhenti pada perdebatan politik antara pendukung dan penentang pemerintah. 

Pemerintahan yang berjalan sejak Oktober 2024 telah meluncurkan sejumlah program prioritas dengan skala anggaran besar. Oleh karena itu ukuran keberhasilan pemerintahan tidak cukup hanya dilihat dari jumlah program yang diluncurkan tetapi juga dari kualitas tata kelola, transparansi anggaran, akuntabilitas, perlindungan terhadap uang negara, supremasi hukum serta kemampuan negara mencegah konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan.

Salah satu indikator yang perlu menjadi perhatian adalah kondisi persepsi korupsi Indonesia. Dalam Corruption Perceptions Index (CPI) 2025, Indonesia memperoleh skor 34 dari 100 dan berada di peringkat 109 dari 182 negara. 

Transparency International mencatat skor Indonesia turun tiga poin dibandingkan tahun sebelumnya. Artinya persoalan korupsi merupakan hal yang harus diperhatikan oleh pemerintahan ini. 

Berbicara soal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah dengan cakupan dan kebutuhan anggaran yang besar, besarnya skala program tersebut membuat pengawasan menjadi semakin penting. 

Pada 3 Juni 2026, Kejaksaan menetapkan tiga eks pimpinan Badan Gizi Nasional sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG tahun 2025–2026. Kejaksaan menyatakan penetapan tersebut dilakukan setelah proses pemeriksaan dan penyidikan dengan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah. 

Perkara ini kemudian berkembang. Pada 18 Juni 2026, Kejaksaan juga menetapkan seorang pihak swasta berinisial GHS sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola MBG terkait mitra SPPG. 

Belum selesai persoalan carut marutnya pengelolaan Makan Bergizi Gratis, dalam proyek strategis nasional yang lain yaitu Koperasi Desa Merah Putih menargetkan pembentukan sekitar 80 ribu koperasi desa/kelurahan. 

Pada Mei 2026 pemerintah meresmikan operasionalisasi awal 1.061 KDKMP di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pada sisi lain, Kementerian Pertahanan menyatakan TNI turut dilibatkan dalam mendukung program tersebut hingga pada Maret 2026 Kementerian Pertahanan menggelar rapat koordinasi yang melibatkan unsur TNI dan Polri dalam rangka percepatan penyiapan pengawak 80.000 KDKMP yang ditargetkan beroperasi secara bertahap. 

Keterlibatan militer dalam KDMP tersebut harus memiliki batas kewenangan yang jelas. Koperasi, perdagangan, distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat merupakan ruang sipil. Maka dari itu sinergi pemerintah dengan institusi pertahanan harus tetap ditempatkan dalam koridor supremasi sipil, ketentuan hukum, dan profesionalitas TNI.

Publik juga menghadapi perkembangan serius dalam perkara yang melibatkan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Pada Juli 2026, Kejaksaan menyatakan Febrie Adriansyah berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan TPPU yang berkaitan dengan penanganan perkara PT Asabri. 

Dari hasil temuan emas 74 kilogram dan uang Rp543 miliar di rumah Sentul milik Febrie serta tiga sprindik yang dialihkan dari Kortas Tipidkor yang berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel, berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan Blackout dan yang terkait dugaan korupsi dalam perkara PT ASABRI. 

Pada 27 Agustus 2026, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan Febrie dan menyatakan tindakan penyitaan, penggeledahan, pencegahan, serta penetapan tersangka telah sah menurut hukum. Memang Febrie Adriansyah dan beberapa nama yang diduga terlibat sedang diproses secara hukum, tetapi tidak mungkin dengan dugaan korupsi sebesar itu tidak ada aktor intelektual yang juga terlibat dibalik itu.

Sepanjang 2025 hingga 2026, terdapat sejumlah catatan mengenai tindakan aparat dalam menangani demonstrasi di Indonesia yang mendapat sorotan dari organisasi hak asasi manusia dan kelompok masyarakat sipil. 

Pada gelombang demonstrasi Agustus–September 2025, Amnesty International mencatat sedikitnya 4.194 orang ditangkap dalam periode 25 Agustus–1 September 2025. Dari jumlah tersebut 959 orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, termasuk 295 orang yang masih berusia anak ketika ditangkap. 

Masyarakat sipil juga mendokumentasikan sedikitnya 1.036 korban kekerasan dalam 69 insiden di 19 kota. Bentuk tindakan yang dilaporkan antara lain pemukulan, penggunaan gas air mata, water cannon dari jarak dekat serta tindakan kekerasan lainnya. Data tersebut menjadi salah satu indikator kuat adanya dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan dalam penanganan demonstrasi 2025. 

Pada 2026, persoalan penggunaan kekuatan dan penangkapan kembali menjadi perhatian dalam aksi yang berlangsung pada 27–28 Agustus 2026 bertepatan dengan momentum satu tahun gelombang demonstrasi 2025. Bahkan adanya keterlibatan ormas seperti pamswakarsa yang diduga diberikan kelonggaran oleh aparat adalah bentuk perbuatan memecah belah antar masyarakat.

Jansen Henry Kurniawan selaku Ketua DPC GMNI Jakarta Timur mengingatkan bahwa September Hitam ini merupakan momentum untuk melakukan koreksi secara objektif terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka beserta stakeholder terkait. Kritik dan gerakan bahkan demonstrasi terhadap pemerintah hari ini dengan skala besar harus terus dilakukan secara masif namun tetap on the track terhadap substansi.  

Maka dari itu DPC GMNI Jakarta Timur menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut :

1. Mengajak seluruh rakyat Indonesia dalam momentum September Hitam untuk melakukan gerakan total mengevaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran secara objektif juga terukur

2. Tegakkan supremasi hukum dan berantas korupsi secara transparan juga tanpa tebang pilih 3. Jamin supremasi sipil juga batasi keterlibatan militer dalam ruang ekonomi dan kehidupan sipil

4. Lakukan pengusutan lebih dalam terhadap aktor intelektual yang diduga bermain di belakang tindak pidana korupsi Febrie Adriansyah

5. Usut tuntas seluruh dugaan pelanggaran HAM dan kematian dalam aksi demonstrasi secara independen serta hentikan tindakan represif aparat serta membenturkan antar masyarakat

6. Evaluasi secara menyeluruh Program Strategis Nasional MBG dan KDMP.

Penulis: Tim Humas DPC GMNI Jakarta Timur

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Pemkab Rembang Siapkan Operasional 75 Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bendahara

Pemkab Rembang Siapkan Operasional 75 Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bendahara

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

REMBANG, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) menyiapkan operasional 75 Koperasi Merah...

Isu Aturan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas di 2027, DPRD Blora Minta Disdik Bersiap

Isu Aturan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas di 2027, DPRD Blora Minta Disdik Bersiap

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - Pemerintah berencana menerapkan aturan baru di lingkungan pendidikan berupa siswa yang tidak otomatis bisa naik kelas pada...

Jadi Tuan Rumah 12 Cabor Porprov Jateng, Walkot Salatiga: Potensi Gerakkan Ekonomi

Jadi Tuan Rumah 12 Cabor Porprov Jateng, Walkot Salatiga: Potensi Gerakkan Ekonomi

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

SALATIGA, Beritajateng.id - Sebanyak 12 cabang olahraga (cabor) dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 digelar di...

SD dan SMP Negeri di Jepara dapat Bantuan Revitalisasi Senilai Rp1,86 Miliar

SD dan SMP Negeri di Jepara dapat Bantuan Revitalisasi Senilai Rp1,86 Miliar

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

JEPARA, Beritajateng.id - Dua sekolah jenjang SD dan SMP Negeri di wilayah Kabupaten Jepara mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Walkot Semarang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kerjasama GP Ansor

Walkot Semarang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kerjasama GP Ansor

28 September 2026
Plt Bupati Pekalongan Minta Teatrikal Bernuansa Satanik di SKNC Dievaluasi

Plt Bupati Pekalongan Minta Teatrikal Bernuansa Satanik di SKNC Dievaluasi

15 September 2026
Puluhan Siswa di Kabupaten Semarang Diduga Keracunan Menu MBG

Puluhan Siswa di Kabupaten Semarang Diduga Keracunan Menu MBG

30 September 2025
Anggota Komisi A DPRD Pati, Muslihan. (Istimewa)

Jelang Pemilu, DPRD Pati Muslihan Imbau Pemilih Pilih Pemimpin Tanpa Unsur Paksaan

3 November 2022
Ketua Umum Persipa Pati sekaligus Wakil Ketua I DPRD Pati, Joni Kurnianto. (ARF/Beritajateng.id)

Jelang Liga 2, Joni Kurnianto Sebut Persipa Pati Datangkan Pemain Baru

18 Juni 2022
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id