SALATIGA, Beritajateng.id – Harga beras di pasar tradisional Blauran, Kota Salatiga mengalami kenaikan sejak tiga pekan terakhir. Kenaikan ini bervariasi tergantung jenis beras, mulai Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang beras Pasar Blauran, Rusti mengungkap bahwa harga beras medium yang semula Rp12.800 kini naik menjadi Rp13.600 per kilogram. Sementara beras premium mencapai Rp14.500 per kilogram.
“Harga mulai naik sekitar tiga pekan ini. Untuk beras medium dari Rp12.800 sekarang jadi Rp13.600 per kilogram. Kalau beras premium sekarang Rp14.500 per kilogram,” ujar Rusti, Jumat 29 Agustus 2025.
Rusti menambahkan, kenaikan harga beras dipengaruhi oleh naiknya harga gabah di tingkat petani. Meski begitu, menurutnya kondisi pasar masih relatif stabil karena sebagian masyarakat terbantu dengan adanya program beras murah dari pemerintah.
“Beberapa pembeli ada yang beli beras murah dari pemerintah untuk campuran, tapi mereka tetap beli beras bagus di sini. Jadi meski naik, kondisi harga beras masih stabil,” katanya.
Sementara itu, kenaikan harga beras dikeluhkan sejumlah warga karena mereka harus mengeluarkan uang lebih untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Salah satunya, Dulyono yang mengaku keberatan dengan kenaikan harga beras yang mencapai Rp5.000 per 5 kilogram. Meski demikian, ia tetap membeli beras karena menjadi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau beli di grosir naik sekitar Rp 5.000 per lima kilogram. Kalau di warung kecil malah lebih mahal. Kadang saya beli beras murah dari pemerintah, lalu dicampur dengan beras bagus biar bisa lebih hemat,” ujarnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Utia Lil