REMBANG, Beritajateng.id – Perusahaan join venture antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) PT. Sinergi Mitra Operasi Rembang (SMOR) catatkan kinerja positif. Perusahaan yang merayakan hari jadi pada 16 Juni 2022 kemarin, mencatatkan peningkatan kapitalisasi pendapatan yang diterima sejak 2020 hingga 2021 mengalami peningkatan 500%.
Direktur Utama PT SMOR, Syaichul Amin mengatakan, perjalanan SMOR di tahun kedua menjadi momentum untuk lebih mengoptimalkan potensi BUMDes sebagai pelaku wirausaha sosial untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.
“Pemberdayaan masyarakat, menjadi fokus operasional perusahaan ini dengan memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat,” jelas Syaicul dalam siaran persnya, Kamis (16/06).
Baca Juga
Fraksi Demokrat DPRD Pati Beri Pandangan Umum Bidang Ekonomi, Olahraga dan Pemerintahan
Diakui Syaicul, PT. SMOR yang mayoritas bergerak di bidang jasa ketenagakerjaan dan jasa lainnya, mengalami banyak tantangan seperti ketatnya persaingan dan pandemi Covid-19.
“Berkat operasional unggul yang dijalankan mencapai progres yang menggembirakan dalam pencapaian nilai kontrak, dividen, dan pelayanan,” imbuhnya.
Terkait tantangan SMOR ke depan, sambung Syaicul, selain meningkatkan kualitas pelayanan dan kompetensi SDM, pihaknya menguatkan posisinya menjalankan Creating Shared Value (CSV) dengan membuat usaha baru di BUMDes.
‘’Manajemen juga mendorong kami meningkatkan kinerja keuangan dengan melebarkan sayap untuk bisa mengelola dan mendapatkan projects di lingkup eksternal perusahaan guna mengangkat eksistensi SMOR,’’ jelasnya.
Pada RUPS tahun 2021 yang diselenggarakan akhir Juni 2022. Pihaknya akan membagikan dividen yang signifikan kepada enam PT BUMDes sebagai pemilik sebagian saham.
“Keenam BUMDes berada di Desa Tegaldowo, Kadiwono, Kajar, Pasucen, Timbrangan di Kabupaten Rembang, dan Desa Ngampel di Kabupaten Blora,” terangnya.
Diungkapkan Syaicul, pembagian keuntungan mengacu komposisi kepemilikan saham dalam perusahaan patungan, yaitu 52 persen dimiliki oleh Semen Gresik dan 48 persen saham dimiliki oleh PT BUMDes secara bersama-sama.
‘’Meskipun demikian, keuntungan yang diterima Semen Gresik akan dikembalikan 100% ke masyarakat dalam bentuk program usaha. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan rasa memiliki (ownership) masyarakat terhadap perusahaan,’’ harapnya. PT. SMOR merupakan perusahaan patungan antara PTSG dan enam PT BUMDes yang menjadi model joint venture BUMN dan BUMDes pertama di Indonesia. Didirikan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sebagai komitmen meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar pabrik Rembang. (Beritajateng.id)