KENDAL, Beritajateng.id – Bupati Dyah Kartika Permanasari menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir pada Jumat, 16 Januari 2026. Bantuan ini diberikan kepada tujuh warga Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, yang masih mengungsi di rumah kepala desa setempat dan di rumah saudaranya.
Dalam kegiatan itu, ia menyebut banjir yang melanda Desa Karangmulyo berdampak cukup parah di pemukiman warga sekitar. Bupati juga menyebut banjir dengan ketinggian kurang lebih satu meter di Karangmulyo itu merupakan dampak dari luapan Sungai Penut yang melintasi desa tersebut.
“Karena ada yang diungsikan, maka kami langsung meninjau ke sini untuk memastikan kondisi warga yang mengungsi, dan Alhamdulilah semuanya aman dan baik-baik saja,” kata Bupati.
Kepala Bidang Sosial dan Data Penyuluhan pada Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Ria Listianasari yang ikut mendampingi Bupati Kendal menyampaikan, setidaknya ada tujuh warga yang dievakuasi akibat banjir dan saat ini masih mengungai.
“Tadi ada lima lansia yang tadi malam dievakuasi dengan perahu karet dan mengungsi di rumah kepala desa, kemudian ada dua orang lainnya mengungsi di rumah saudaranya,” kata Ana, sapaan akrabnya.
Berdasarkan data dari pemerintah desa setempat, total ada 190 rumah warga terdampak banjir, termasuk lima keluarga yang terdiri atas 7 orang. Mereka dievakuasi oleh petugas gabungan BPBD, Satpolkar, dan PMI Jumat dini hari.
Kepala Desa Karangmulyo, Setyono, berharap agar Sungai Penut di Desa Karangmulyo dapat segera dinormalisasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Sungai Penut di Desa Karangmulyo perlu dinormalisasi mengingat bagian hulu sungai tersebut yang berada di Desa Dawungsari sudah dinormalisasi. Dan tadi Ibu menyetujui normalisasi sungai dan akan segera diagendakan,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















