Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Kota Semarang

Tampilkan Artefak Zaman Pendudukan Jepang, Fadli Zon Ajak Generasi Muda Semarang Kunjungi Pameran Filateli

Utia Afidah by Utia Afidah
31 Mei 2026
in Kota Semarang
Tampilkan Artefak Zaman Pendudukan Jepang, Fadli Zon Ajak Generasi Muda Semarang Kunjungi Pameran Filateli

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng didampingi kurator Kesit Widjanarko, pada pameran arsip filateli di Rumah Pohan, Kota Lama, Kota Semarang, Minggu (31/5) petang. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

837
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

SEMARANG, Beritajateng.id – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau kegiatan pameran filateli dan arsip dengan tajuk “Dalam Cengkeraman Saudara Tua” yang digelar di kawasan Kota Lama Semarang pada Minggu, 31 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengajak generasi muda untuk kembali menelisik sejarah bangsa saat zaman pendudukan Jepang.

Menurutnya pameran yang menampilkan berbagai artefak autentik dari masa pendudukan Jepang ini ditampilkan dengan sangat menarik karena menyajikan perjalanan sejarah bangsa melalui benda-benda filateli, numismatik, hingga dokumen-dokumen asli yang langka.

“Ini adalah satu pameran yang sangat menarik dengan lini masa yang ditampilkan melalui artefak-artefak yang sangat otentik dan original. Kita bisa melihat benda-benda filateli, numismatik, kartu pos, surat izin, berbagai dokumen, hingga koran dan majalah pada masa peralihan,” ujarnya.

Koleksi tersebut, kata dia, memberikan gambaran bagaimana pemerintahan pendudukan Jepang menjalankan sistem kekuasaannya secara terstruktur dan berada di bawah kendali militer.

“Dari benda-benda filateli ini kita bisa melihat salah satu episode perjalanan bangsa kita, terutama pada masa Jepang. Bagaimana transisi terjadi dan bagaimana pemerintahan Jepang melakukan pendudukan dengan sangat sistematis dan keras,” katanya.

Pihkanya menilai pameran tersebut memiliki nilai sejarah tinggi karena menampilkan artefak autentik yang sulit ditemukan. Ia pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk datang dan mempelajari sejarah melalui dokumen-dokumen asli yang dipamerkan.

“Saya anjurkan masyarakat, terutama generasi muda, untuk datang melihat langsung dokumen-dokumen asli yang dikurasi dengan baik. Ini bisa menjadi sarana edukasi sekaligus pembelajaran sejarah,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kolektor sekaligus pemilik koleksi, Pohan, yang telah mengumpulkan berbagai artefak tersebut secara tekun sejak dekade 1980-an.

Selain menampilkan dokumen pemerintahan dan benda filateli, pameran itu juga menghadirkan berbagai koleksi langka terkait masa persiapan kemerdekaan Indonesia.

Di antaranya dokumen pembentukan PETA sebagai cikal bakal tentara nasional hingga rekaman dan piringan gramofon lagu Indonesia Raya yang diproduksi pada tahun 1944.

“Ini bagian dari perjalanan bangsa kita. Kita bisa melihat bagaimana para pejuang dan pendiri bangsa mempersiapkan kemerdekaan di masa peralihan tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyambut baik penyelenggaraan pameran yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

Menurut Agustina, kehadiran pameran sejarah tersebut semakin memperkaya daya tarik kawasan Kota Lama sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya di Kota Semarang.

“Ini memperkaya Kota Lama dan memperkaya Kota Semarang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pameran ini,” katanya.

Sedangkan, kurator pameran, Kesit Widjanarko menjelaskan ada sekitar 100 benda yang dipamerkan terutama saat masa penjajahan Jepang yang menjadi bagian sejarah bangsa Indonesia.

Dari sejarah yang ada, saat penjajahan Jepang ada momentum penting yang juga masuk dalam arsip sejarah seperti pembuatan lagu Indonesia Raya.

“Dari sejarah yang ada, Indonesia diperbolehkan sebagai lagu kebangsaan saat pendudukan Jepang,” jelasnya.

Selain itu, dalam pameran ini juga ada catatan sejarah berupa note edisi darurat yang memuat undang-undang peralihan dari masa kolonial ke Jepang. Koran tersebut kata dia, terbit cukup pendek hanya sekitar satu bulan.

Ia berharap dengan adanya pameran ini adalah dapat menjadi sarana pembelajaran sejarah, terutama bagi para siswa, karena tidak semua pembelajaran sejarah diajarkan.

“Pameran ini, bisa membangkitkan masyarakat terhadap sejarah. Selain itu bisa jadi pembahasan detail yang kadang tidak diajarkan di sekolah,” tuturnya.

Jurnalis: *Red
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: berita semarang terkiniZaman Pendudukan Jepang
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 5 Orang Ditangkap Polda Jateng di Pati dan Cilacap

Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 5 Orang Ditangkap Polda Jateng di Pati dan Cilacap

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Polda Jateng menangkap lima orang sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi...

Program PKK Semarang Tuai Sorotan, Ribuan Warga Tandatangani Petisi Desak Evaluasi

Program PKK Semarang Tuai Sorotan, Ribuan Warga Tandatangani Petisi Desak Evaluasi

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sejumlah program di lingkungan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Semarang menjadi sorotan. Hal ini lantaran banyaknya...

4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Imbas Penghuni Tak Bayar Tunggakan Sewa

4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Imbas Penghuni Tak Bayar Tunggakan Sewa

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sebanyak empat kamar di lingkungan Rumah Susun (Rusun) Kaligawe disegel oleh Satpol PP Kota Semarang pada Rabu,...

36.183 Buku Nikah Tak Terpakai di Rembang Dimusnahkan, Cegah Kecurangan

Rencana Relokasi OPD dari Gedung Pandanaran Semarang Tak Didukung Kajian Teknis

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang hendak merelokasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

2 dari 3 Rumah di Grobogan Rusak Parah  Akibat Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta

2 dari 3 Rumah di Grobogan Rusak Parah  Akibat Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta

18 Juni 2026
Waka DPRD Jateng Dorong Akses Literasi Diperluas ke Daerah

Waka DPRD Jateng Dorong Speling Jangkau Wilayah dengan Akses Layanan Kesehatan Terbatas

25 Mei 2026
Mohammad Saleh Sambut Baik Perpres Daur Ulang Sampah Jadi Tenaga Listrik

Waka DPRD Jateng Sorot Pentingnya Bangun Masyarakat Tangguh Bencana

26 November 2025
Stunting di Semarang Utara Tertinggi, Ini Upaya Penanganan Dinkes

Stunting di Semarang Utara Tertinggi, Ini Upaya Penanganan Dinkes

20 Oktober 2025
139 Atlet Kota Tegal Berlaga di Porprov Jateng, Walkot: Harus Berjuang Maksimal Raih Medali

139 Atlet Kota Tegal Berlaga di Porprov Jateng, Walkot: Harus Berjuang Maksimal Raih Medali

14 Oktober 2026
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id