KUDUS, Beritajateng.id – Seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kudus diminta untuk memasang kamera pengawas CCTV. Kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Kudus ini bertujuan agar seluruh proses program makan bergizi gratis (MBG) terpantau dengan baik.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kudus, Satria Agus Himawan mengatakan, saat ini sudah ada satu dapur MBG yang memasang CCTV yakni di SPPG Gondangmanis Bae. Kamera CCTV tersebut pun bisa diakses langsung oleh masyarakat melalui aplikasi Kudus Sehat.
“Kami menautkan tayangan kamera CCTV di dapur SPPG melalui aplikasi Kudus Sehat milik Pemkab Kudus. Dengan begitu masyarakat juga bisa ikut memantau aktivitas di dapur SPPG,” katanya, Kamis, 6 November 2025.
Satria menjelaskan, dari data dalam aplikasi Kudus Sehat, saat ini terdapat 55 SPPG yang terdaftar di Kabupaten Kudus. 20 dapur diantaranya sudah aktif beroperasi.
Dari puluhan dapur yang sudah beroperasi tersebut, ia menyebut 19 SPPG belum menindaklanjuti arahan Bupati Sam’ani Intakoris untuk memasang CCTV ini. Pihaknya akan terus berupaya agar seluruh dapur segera memenuhi instruksi pemasangan CCTV demi meningkatkan transparansi dan pengawasan.
Bahkan, ia mengungkap Bupati Sam’ani telah mengirim surat resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Surat itu berisi permintaan agar BGN mengeluarkan aturan yang mewajibkan seluruh SPPG di Kudus memasang CCTV di dapur masing-masing.
“Banyak pengelola SPPG yang beralasan belum ada perintah langsung dari BGN. Karena itu kami bersurat agar segera ada aturan resmi,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Sam’ani telah menegaskan pentingnya pemasangan CCTV di dapur SPPG untuk memudahkan pemantauan dan pengawasan proses penyediaan menu MBG. Ia berharap keberadaan CCTV dapat memastikan setiap tahap pengolahan makanan sesuai standar, mulai dari persiapan bahan hingga proses memasak.
“Dengan CCTV, masyarakat juga bisa ikut melihat langsung bagaimana makanan bergizi itu disiapkan,” katanya.
Dalam hal pengawasan, Bupati juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. Mereka ditugaskan untuk melakukan pengecekan rutin ke dapur SPPG setiap hari.
Ia menegaskan bahwa pemasangan CCTV bukan hanya untuk kepentingan pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk transparansi publik. Dengan adanya CCTV, masyarakat dapat yakin bahwa makanan yang disajikan melalui program MBG benar-benar memenuhi standar kebersihan dan gizi yang baik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap hidangan yang dikonsumsi anak-anak Kudus aman, sehat, dan bergizi,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















