REMBANG, Beritajateng.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rembang mengusulkan agar layanan catheterization laboratory (cathlab) dapat dicover oleh BPJS Kesehatan.
Direktur RSUD Rembang, dr. Samsul Anwar mengungkapkan selama ini RSUD memberikan subsidi silang agar pasien dengan ekonomi terbatas tetap bisa mendapatkan layanan cathlab.
“Itu belum dicover sama BPJS, setelah itu saya urus biar bisa dicover sama BPJS. Jadi selama ini subsidi silang dari rumah sakit, jadi pasien yang pasang ring, stroke, itu kita subsidi dari rumah sakit,” jelasnya, Kamis, 6 November 2025.
Diketahui, sebanyak 48 pasien menerima manfaat layanan cathlab dengan subsidi silang dari RSUD Rembang pada 2024. Sementara pada 2025, pasien penerima ada sebanyak 83 orang.

Dengan usulan ke BPJS, ia berharap pasien dengan penyakit jantung dan stroke mendapatkan layanan pemasangan ring maupun tindakan Digital Subtraction Angiography (DSA) secara gratis.
Ia menambahkan, pengajuan kerjasama dengan BPJS ini telah dilakukan sejak Oktober lalu. Langkah ini selaras dengan kebijakan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Rembang.
“Karena ini sudah UHC Prioritas, saya minta prioritas dari BPJS biar cathlab kami di-ACC,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan mengungkap proses persetujuan cathlab harus dilakukan di tingkat pusat.
“Cathlab pasti itu salah satu yang kita upayakan, karena hampir semua kabupaten mengusulkan. Biayanya mahal, jadi penyetujuannya harus ke kantor pusat,” terangnya.
Sebagai informasi, cathlab adalah fasilitas yang digunakan untuk mendiagnosis dan menangani masalah jantung dan pembuluh darah secara invasif minimal, seperti pemasangan ring.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Tia















