DEMAK, Beritajateng.id – Bupati Eisti’anah memastikan penyaluran bantuan becak listrik untuk para pengayuh di Demak dari Presiden Prabowo tepat sasaran.
“Bantuan ini bagian dari upaya pemerintah pusat melalui arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. Dan Alhamdulillah saat ini angka kemiskinan di Demak sudah turun menjadi sekitar 11 persen,” jelasnya di Pendopo Demak, Selasa, 11 November 2025.
Ia berharap bantuan becak listrik ini menjadi motivasi bagi para pengayuh untuk meningkatkan pendapatan dan mensejahterakan keluarga.
“Kami berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi para pengayuh becak untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman yang dinamis,” pungkasnya.
Diketahui, Pemerintah Pusat menargetkan penyaluran becak listrik sebanyak 10.000 unit tahun ini bagi para pengayuh di seluruh Indonesia. Sementara untuk 2026, bantuan ini akan ditingkatkan menjadi 20.000 unit.
Saronji (52), warga Desa Mangunjiwan, Kabupaten Demak yang menjadi salah satu dari 100 pengayuh becak lanjut usia penerima becak listrik ini mengaku senang dengan adanya bantuan itu.
“Senang sekali dapat bantuan becak listrik ini dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya saya pakai becak ontel, sekarang sudah pakai mesin,” ujarnya.
Sebelum menerima bantuan, Saronji mengaku sering kelelahan saat menarik becak karena harus mengayuh dari pagi hingga sore. Dalam sehari, ia biasanya hanya mendapat tiga penumpang, bahkan terkadang tidak dapat sama sekali.
“Sekarang lebih semangat karena tidak perlu keluar tenaga banyak. Mudah-mudahan rezekinya juga nambah,” harapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















