SALATIGA, Beritajateng.id – Realisasi program cek kesehatan gratis (CKG) di Kota Salatiga telah mencapai 36 persen. Angka ini telah melampaui target Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan tahun ini yakni sebesar 35 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Prasit Al Hakim, menyampaikan bahwa total peserta hingga pertengahan November tercatat 71.522 orang. Tingginya angka partisipasi menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya deteksi dini kesehatan.
“Antusias masyarakat luar biasa. Capaian 36 persen ini bukan hanya memenuhi target Renstra, tapi menandakan bahwa gerakan cek kesehatan semakin diterima,” ungkapnya, Selasa, 18 November 2025.
Dari seluruh puskesmas, ia mengungkap Puskesmas Sidorejo Lor menjadi penyumbang peserta terbanyak yakni 14.974 orang. Meski demikian, Prasit menyebut angka tersebut belum mencerminkan gambaran kewilayahan.
“Masyarakat bebas memilih fasilitas kesehatan. Selain itu, CKG juga banyak dilaksanakan pada komunitas-komunitas sesuai jadwal masing-masing puskesmas,” jelasnya.
Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan dalam cek kesehatan gratis meliputi tekanan darah, gula darah, dan indeks massa tubuh (IMT).
Meski capaian program ini tinggi, menurutnya pelaksanaan CKG masih menghadapi berbagai hambatan teknis. Beberapa diantaranya yakni aplikasi ASIK yang belum optimal, adanya antrean data dan belum adanya fitur input anak sekolah yang tidak terdaftar di NPSN.
Selain itu, ia mengungkap dropping alat dan BMHP dari pusat juga tidak serentak, sehingga ada pemeriksaan baru yang belum digunakan maksimal.
“Alat penunjang belum merata seperti ketersediaan USG dengan probe linier,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















