KENDAL, Beritajateng.id – SDN 1 Brangsong ditunjuk menjadi sekolah piloting pembelajaran mendalam. Kepala Sekolah, Siti Alfiyah menjelaskan metode tersebut merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman utuh, bukan hafalan.
Metode ini mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui tiga prinsip utama yakni, berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Pihaknya bahkan menerima apresiasi BOS Kinerja dari pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Kepala sekolah dan guru sudah diberikan pelatihan pembelajaran mendalam dan itu juga sudah kita implementasikan kepada seluruh guru,” jelasnya.
Dalam pembelajaran mendalam ini, ia menegaskan guru berperan sebagai fasilitator aktif yang memotivasi siswa untuk berkolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif.
“Kami juga menyampaikan kepada orang tua tentang pembelajaran mendalam itu dan bagaimana partisipasi orang tua dalam mendukung pembelajaran itu saat di rumah,” imbuhnya.
Sebagai Kepsek SDN 1 Brangsong, ia juga memiliki aplikasi yang digunakan untuk memantau anak didiknya saat berkegiatan di rumah masing-masing.
“Jadi terkait gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat, kita juga luncurkan aplikasi pemantauan. Orang tua laporan dari rumah melalui aplikasi, mereka mengirim photo, mengisi refleksi dan lain-lain,” tandasnya.
Melalui upaya ini, SDN 1 Brangsong telah banyak meraih prestasi gemilang baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Diantaranya kita juara 1 pantomim, cerita bergambar, mapsi rebana, duet Islami, macapat Islami, menulis bahasa Jawa pesta siaga, olahraga dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















