KENDAL, Beritajateng.id – Sebanyak 30 perserta mengikuti sosialisasi juru sembelih halal (Juleha) yang diadakan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal. Kegiatan ini berlangsung di Aula DPP Kendal, Selasa, 12 Mei 2026.
Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam sekaligus memastikan daging yang beredar aman untuk dikonsumsi.
Dalam kegiatan ini, para peserta yang merupakan juru sembelih perwakilan dari Lembaga Keagamaan Islam di Kendal pun diajak ke peternakan untuk melihat langsung tata cara penyembelihan hewan kurban yang halal dan sesuai syariat.
“Ini merupakan kegiatan untuk persiapan Idul Kurban. Pesertanya adalah juru sembelih dari perwakilan dari lembaga NU, Muhammadiyah dan LDII. Para peserta akan kita berikan pelatihan terkait cara sembelih hewan yang sesuai kaidah Islam,” kata Pandu.
Pandu menyebut kegiatan ini penting dilakukan menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi daging di masyarakat saat Iduladha. Selain memastikan kehalalan proses penyembelihan, penanganan daging juga harus memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
“Jadi daging yang kita berikan kepada masyarakat, yang kita distribusikan itu sudah terjamin aman, sehat, utuh dan halal. Dan ini menjadi syarat wajib dalam penyembelihan hewan kurban. Seperti lokasinya dimana, posisinya seperti apa. Banyak hal tata cara penyembelihan yang harus kita lakukan agar sesuai syariat Islam,” ungkapnya.
Dia berharap melalui kegiatan ini para peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik penyembelihan halal, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong, hingga tata cara penanganan dan distribusi daging agar tetap higienis dan layak konsumsi.
“Dengan kegiatan ini harapannya para juru sembelih hewan kurban yang ada di kampung atau di masjid tahu persis aturan yang benar itu seperti apa,” harapnya.
Disisi lain, Plt Kabid Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DPP Kendal, drh. Septiana Wulandari mengatakan kegiatan diikuti 30 peserta dari perwakilan organisasi keagamaan di 20 kecamatan di Kabupaten Kendal.
“Pesertanya ini memang yang belum bersertifikat. Kebanyakan dari luar yang rata-rata juru sembelih musiman di Iduladha,” terangnya.
Ia menambahkan, pada momentum Iduladha ini pihaknya akan menerjunkan sekitar 42 petugas di tempat-tempat pemotongan hewan kurban yang tersebar di Kabupaten Kendal.
“Kemudian pemeriksaan post-mortem di titik-titik pemotongan di semua kecamatan di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















