JEPARA, Beritajateng.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Pratikno mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan di musim pancaroba atau peralihan cuaca.
Menurutnya, peralihan cuaca yang tidak menentu sering memicu munculnya berbagai penyakit, terutama influenza, demam berdarah, dan infeksi saluran pernapasan (ISPA).
“Kondisi cuaca akhir-akhir ini sulit diprediksi, pagi cerah dan panas, namun siang atau malam tiba-tiba turun hujan lebat. Situasi ini berpotensi melemahkan daya tahan tubuh dan memicu penyebaran virus,” katanya, Selasa, 9 Desember 2025.
Ia pun mendorong masyarakat menjaga pola hidup sehat, mulai dari konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta rutin membersihkan lingkungan.
“Cuaca sedang tidak stabil, masyarakat jangan lengah. Perbanyak minum air, hindari hujan langsung, dan pastikan kebersihan rumah tetap terjaga. Mengantisipasi jauh lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.
Selain itu, Pratikno menekankan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk, mengingat kasus DBD kerap meningkat saat musim pancaroba.
Ia juga meminta pemerintah desa, RT/RW hingga kader kesehatan aktif melakukan penyuluhan dan gerakan 3M yakni menguras, menutup, dan mengubur, untuk memutus siklus hidup nyamuk.
Pihaknya juga berkomitmen mendorong pemerintah daerah memperkuat layanan kesehatan.
“Kami mendorong dinas terkait meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan agar pelayanan kesehatan masyarakat optimal,” tegasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















