JEPARA, Beritajateng.id – Anggota Komisi C DPRD Jepara, Bustanul Arif, menegaskan pentingnya pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berkelanjutan agar penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah benar-benar tepat sasaran. Ia menilai, data yang akurat menjadi kunci agar bantuan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan.
Menurutnya, tujuan utama intervensi sosial adalah peningkatan ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM). Karena itu, ia mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak hanya habis untuk kebutuhan awal, tetapi mampu mendorong kemandirian.
“Kami di DPRD mendorong kebijakan yang berpihak pada masyarakat miskin. Program harus benar-benar membantu mereka keluar dari kesulitan,” ujarnya.
Bustanul juga menekankan peran perangkat desa dalam melakukan verifikasi data kependudukan, terutama bagi warga pra sejahtera yang diusulkan sebagai calon penerima bantuan dari pemerintah pusat. Validitas data menurutnya sangat menentukan keberhasilan penyaluran bansos.
Ia menyebut perlu adanya kerja sama erat antara Dinas Sosial, pemerintah desa, dan Dispendukcapil untuk memastikan data selalu mutakhir. Data tersebut menjadi dasar penetapan penerima manfaat berbagai program jaminan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Selain peran pemerintah, ia juga meminta masyarakat aktif mengawal penyaluran bansos tersebut.
“Jangan pasif. Silakan bertanya ke kepala desa atau mendaftarkan keluarga yang kurang mampu untuk masuk DTKS,” tegasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















