Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Berita

Analis Sebut Direktorat PPA-PPO Transformasi Nyata Polri Lindungi Kelompok Rentan

Utia Afidah by Utia Afidah
23 Januari 2026
in Berita
Template 8 1

Analis dan Intelijen Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

806
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Beritajateng.id – Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengungkapkan apresiasinya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas peluncuran Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. 

Menurut pria yang akrab dipanggil Simon ini, langkah pembentukan struktur baru ini bukan sekadar penambahan struktural organisasi, melainkan bentuk komitmen bahwa Polri membaca kegentingan sosial yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, yaitu kekerasan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan, serta kejahatan perdagangan orang.

“Keputusan membentuk Direktorat PPA-PPO patut diapresiasi karena menunjukkan keberanian institusional untuk keluar dari pola lama yang terlalu berfokus pada penindakan semata, menuju pendekatan berbasis pencegahan dan pelayanan pemulihan terhadap korban,” kata Simon.

Selama ini, persoalan kekerasan berbasis gender dan perdagangan orang masih berfokus pada penanganan pidananya. Padahal, negara modern diukur bukan hanya dari kemampuannya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga dari kemampuannya melindungi warga yang paling rentan dari kekerasan dan eksploitasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengungkapan kejahatan TPPO juga menunjukkan modus baru yang memerlukan perhatian khusus. Misalnya, muncul sindikat perdagangan bayi lintas provinsi dan lintas negara, dengan puluhan korban bayi yang diperdagangkan secara ilegal. Belum lagi praktik “pengantin pesanan”, eksploitasi pekerja migran, serta penyelundupan manusia yang melibatkan jaringan transnasional.

“Kasus perdagangan bayi yang melibatkan puluhan korban bukan hanya kejahatan pidana, tetapi tragedi kemanusiaan. Negara tidak boleh hadir hanya setelah kejahatan terjadi, melainkan harus membangun sistem pencegahan dan perlindungan yang kuat,” ujar Simon.

Data menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah kasus sporadis, melainkan fenomena yang telah terstruktur. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 36 ribu kasus kekerasan berbasis gender yang masuk dalam sistem penegakan hukum dan pelaporan nasional. Angka ini mencakup kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, eksploitasi anak, hingga perdagangan orang.

“Angka puluhan ribu itu bukan sekadar statistik. Itu adalah potret kegagalan sistemik dalam menciptakan ruang aman bagi warga negara, khususnya perempuan dan anak,” tegas Simon.

Sementara itu, tingkat penyelesaian kasus yang relatif rendah menunjukkan bahwa problemnya bukan hanya pada kuantitas kejahatan, tetapi juga pada kapasitas institusi dalam menangani korban secara komprehensif. Banyak korban yang berhenti di tengah proses hukum karena tekanan psikologis, stigma sosial, atau ketakutan akan menjadi korban kekerasan ulang.

Selama ini, pendekatan penegakan hukum cenderung berorientasi pada peristiwa pidana, bukan pada pengalaman korban. Prosedur yang kaku, pemeriksaan berulang, dan minimnya pendampingan psikologis kerap membuat korban merasa kembali “diadili”.

“Inilah titik krusial yang membuat pembentukan Direktorat PPA-PPO menjadi relevan dan signifikan. Negara membutuhkan unit yang secara khusus dirancang untuk menjawab karakteristik kejahatan yang bersifat sensitif, traumatik, dan sering kali tersembunyi,” kata Simon. 

Direktorat PPA-PPO menawarkan solusi melalui desain kelembagaan yang lebih progresif. Yaitu menekankan pendekatan pelayanan berbasis korban (victim-centered) dan trauma-informed policing menjadi fondasi utama. Desentralisasi pelayanan ke tingkat Polda dan Polres semakin memperpendek jarak antara korban dan negara. Dengan kehadiran unit khusus di daerah, pelaporan menjadi lebih mudah, respons lebih cepat, dan penanganan lebih kontekstual.

Adanya integrasi fungsi pelayanan dan penegakan hukum dalam satu direktorat mengurangi fragmentasi kewenangan. Sementara desain kelembagaan lintas sektor memungkinkan kerja sama dengan kementerian, pemerintah daerah, lembaga perlindungan saksi, hingga organisasi masyarakat sipil. Dalam kasus TPPO lintas negara, koordinasi dengan imigrasi dan diplomasi menjadi kunci.

“Upaya ini adalah bagian penting dari reformasi transformasi Polri. Polri tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menjaga martabat kemanusiaan,” tutup Simon.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Pemkab Rembang Siapkan Operasional 75 Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bendahara

Pemkab Rembang Siapkan Operasional 75 Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bendahara

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

REMBANG, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) menyiapkan operasional 75 Koperasi Merah...

Isu Aturan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas di 2027, DPRD Blora Minta Disdik Bersiap

Isu Aturan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas di 2027, DPRD Blora Minta Disdik Bersiap

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - Pemerintah berencana menerapkan aturan baru di lingkungan pendidikan berupa siswa yang tidak otomatis bisa naik kelas pada...

Jadi Tuan Rumah 12 Cabor Porprov Jateng, Walkot Salatiga: Potensi Gerakkan Ekonomi

Jadi Tuan Rumah 12 Cabor Porprov Jateng, Walkot Salatiga: Potensi Gerakkan Ekonomi

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

SALATIGA, Beritajateng.id - Sebanyak 12 cabang olahraga (cabor) dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 digelar di...

SD dan SMP Negeri di Jepara dapat Bantuan Revitalisasi Senilai Rp1,86 Miliar

SD dan SMP Negeri di Jepara dapat Bantuan Revitalisasi Senilai Rp1,86 Miliar

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

JEPARA, Beritajateng.id - Dua sekolah jenjang SD dan SMP Negeri di wilayah Kabupaten Jepara mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Wali Kota Semarang Pastikan Venue MTQ Nasional Sesuai Standar

Wali Kota Semarang Pastikan Venue MTQ Nasional Sesuai Standar

7 September 2026
Demo Kantor Bupati Pati, Warga Langenharjo Tuntut PT New Ramon Star Ditutup

Demo Kantor Bupati Pati, Warga Langenharjo Tuntut PT New Ramon Star Ditutup

2 Desember 2024
ASN Rembang Dorong Penerapan Sistem Merit untuk Penguatan Birokrasi

ASN Rembang Dorong Penerapan Sistem Merit untuk Penguatan Birokrasi

28 Februari 2025
Ratusan KK Terdampak Tanggul Jebol di Sungai Tuntang Wilayah Guntur Demak

Ratusan KK Terdampak Tanggul Jebol di Sungai Tuntang Wilayah Guntur Demak

3 April 2026
Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Pantura Jateng Jelang Lebaran

Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Pantura Jateng Jelang Lebaran

27 Maret 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id