SALATIGA, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memilih skema sewa untuk kendaraan dinas Wali Kota (Walkot) dan Wakil Wali Kota (Wawalkot). Kebijakan ini dilakukan untuk efisiensi anggaran.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Eska Bayu Sukmawan mengungkap biaya sewa mobil dinas Walkot Salatiga Robby Hernawan dan Wawalkot Nina Agustin mencapai Rp 815,99 juta per tahun.
Rinciannya, mobil dinas Wali Kota Salatiga disewa dengan nilai kontrak Rp480 juta per tahun. Sedangkan mobil dinas Wakil Wali Kota sebesar Rp335,99 juta per tahun.
Mobil dinas keduanya menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Pemilihan kendaraan listrik ini sejalan dengan upaya Pemkot Salatiga dalam mendukung penggunaan energi ramah lingkungan sekaligus efisiensi pengelolaan anggaran daerah.
“Benar, mobil dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota menggunakan sistem sewa karena dinilai lebih efisien dari sisi anggaran,” terangnya, Jumat, 23 Januari 2026.
Dia menjelaskan, dua unit mobil listrik tersebut disewa dari PT Serasi Auto Raya yang beralamat di Jalan Ring Road Utara 27A Jombor, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seluruh biaya sewa dibebankan pada APBD Kota Salatiga.
Untuk Wali Kota Salatiga, ia mengatakan kendaraan yang digunakan adalah Denza D9 4×2 AT EV dengan biaya sewa Rp 40 juta per bulan atau setara Rp480 juta per tahun. Sementara Wakil Wali Kota Salatiga menggunakan BYD Sealion 7 4×2 AT EV dengan biaya sewa Rp27.999.999,75 per bulan dan total kontrak tahunan mencapai Rp335.999.997.
Menurut Eska, nilai kontrak sewa tersebut sudah mencakup berbagai fasilitas pendukung tanpa biaya tambahan.
“Dalam kontrak itu sudah termasuk perawatan kendaraan dengan biaya nol rupiah, meliputi perbaikan kerusakan apa pun hingga penggantian suku cadang,” jelasnya.
Selain perawatan, kata dia, fasilitas lain yang termasuk dalam kontrak adalah asuransi kendaraan all risk, asuransi penumpang (Passenger Accident Insurance), mobil pengganti (replacement car) jika kendaraan mengalami kerusakan lebih dari 24 jam, serta Emergency Road Assistance 24 jam.
Tak hanya itu, penyedia jasa juga menyiapkan opsi home charger serta token kWh listrik sesuai dengan penawaran yang disepakati.
“Mobil sudah mulai digunakan dan sebelumnya juga sudah dilakukan test drive,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















