SALATIGA, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bakal melakukan evaluasi tahunan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini merespon viralnya video menu makan bergizi gratis (MBG) di SDN Dukuh 05 yang dinilai tidak sesuai.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan kontrak dapat diputus secara sepihak apabila SPPG lalai menjaga kualitas MBG. Langkah ini sebagai bentuk komitmen menjaga mutu Program MBG bagi anak-anak di Kota Salatiga.
Ia kembali menegaskan setiap penyedia MBG wajib memastikan kualitas dan kelayakan makanan sebelum didistribusikan. Menurutnya tidak ada alasan makanan busuk atau tidak layak bisa lolos sortir meski produksi mencapai ribuan porsi.
“Kita tahu 3.000 porsi itu banyak, tapi tidak ada excuse sampai ada yang terlewat. Itu sudah menjadi tanggung jawab penyedia,” tegasnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia mengingatkan, anggaran MBG sebesar Rp10.000 per porsi untuk jenjang besar dan Rp8.000 untuk jenjang kecil harus tercermin dalam kualitas makanan yang diterima siswa.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kota Salatiga, Nina Agustin, menyebut keluhan MBG itu menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi seluruh SPPG. Ia mengungkap pihak SPPG yang viral mengakui adanya kelalaian pengawasan terhadap buah dalam paket MBG Ramadhan.
“Kami sudah memanggil seluruh SPPG untuk evaluasi. Akan ada teguran bagi yang tidak menjalankan tugas sesuai kewajiban,” ujarnya.
Nina menambahkan, sebelum Ramadhan sidak ke SPPG rutin dilakukan dan tidak ditemukan persoalan berarti.
“Kami ingatkan, penyesuaian menu puasa tidak menjadi alasan menurunkan kualitas,” tegasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















