SALATIGA, Beritajateng.id – DPRD Salatiga melakukan sidak terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sawahan, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti pada Minggu, 1 Maret 2026.
Sidak ini dilakukan setelah video komplain kepala sekolah mengenai kualitas jeruk dalam program makan bergizi gratis (MBG) muncul dan viral di media sosial. Ketua Fraksi PDIP DPRD Salatiga, Alexander Joko S memimpin langsung sidak ke SPPG yang melayani MBG tersebut bersama anggota Bagas Aryanto dan Laurens Adrians.
Bagas Aryanto menjelaskan, video yang viral merupakan kejadian pada Selasa, 24 Februari 2026 dan sudah ditangani pada hari yang sama melalui komunikasi antara pihak sekolah dan pengelola SPPG. Ia mengakui ada beberapa buah yang kemungkinan lolos dari proses penyortiran.
“Sudah langsung kami evaluasi saat itu juga. Setelahnya distribusi berjalan baik,” ujarnya.
Namun, lebih dari sekadar klarifikasi, ia menyebut sidak itu menyoroti pentingnya penguatan sistem kontrol kualitas. Dalam program berskala besar seperti MBG, menurutnya pengawasan bahan baku, terutama komoditas segar seperti buah menjadi titik krusial yang menentukan keberhasilan program.
Fraksi PDI Perjuangan menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan MBG sesuai standar operasional prosedur dan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi siswa.
Sementara itu Ahli Gizi SPPG Sawahan, Fathur, mengakui bahwa dalam volume distribusi besar, potensi kelolosan barang yang kurang sempurna tetap ada.
“Kami berkomitmen memperketat pengecekan dan meningkatkan standar kontrol sebelum makanan dikirim ke sekolah,” ucapnya.
Kepala SD Dukuh 05, Jumarti, membenarkan bahwa persoalan kualitas menu MBG sempat terjadi namun sudah diselesaikan secara langsung. Ia pun menyayangkan video yang awalnya direkam untuk evaluasi internal justru tersebar ke publik.
“Kami sayangkan tersebarnya video ini,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















