REMBANG, Beritajateng.id – Jumlah pasien yang berobat ke layanan kesehatan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang yakni RSUD dr. R. Soetrasno, meningkat hingga mencapai 302 orang per hari.
Direktur RSUD, dr. Samsul Anwar, menyebut fenomena lonjakan pasien ini merupakan pola musiman yang hampir selalu terjadi usai Hari Raya Lebaran.
“Ini memang sudah siklus. Setelah Lebaran, banyak masyarakat yang seperti ‘balas dendam’, makan dan minum tidak terkendali,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.
Menurutnya, pola konsumsi berlebihan saat Lebaran tersebut berdampak langsung pada kondisi kesehatan. Keluhan yang paling banyak muncul di antaranya diare, sakit perut, hingga kambuhnya penyakit lambung.
“Banyak yang mengalami diare, perut sakit, maag kambuh. Ditambah lagi ini musim penghujan dan pancaroba, kondisi tubuh jadi lebih rentan,” jelasnya.
Ia menuturkan lonjakan pasien mulai terlihat sejak Minggu sore, 22 Maret 2026 yang kemudian meningkat signifikan pada Senin dan mencapai puncaknya dalam dua hari terakhir. Pasien didominasi anak-anak dengan keluhan diare, demam, dan flu.
“Yang paling banyak anak-anak, dengan diare, panas, pilek. Kalau dewasa biasanya gangguan pencernaan,” tambahnya.
dr. Samsul juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menjaga kesehatan, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu dan mobilitas yang masih tinggi pasca Lebaran. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, baik dari dalam maupun luar.
“Perkuat imun, bisa dengan minuman hangat seperti jahe, konsumsi vitamin C, temulawak, atau jus. Kalau bepergian, gunakan masker,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mengontrol pola makan agar tidak berlebihan.
“Kalau bisa makan minum dikendalikan, jangan seperti balas dendam. Perut bisa kaget, lambung yang sudah baik bisa kambuh lagi,” tegasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















