BLORA, Beritajateng.id – Jaringan wifi atau internet gratis di sejumlah ruang publik wilayah Kabupaten Blora dilaporkan lemot atau lambat. Penurunan kecepatan internet ini disebut imbas dari adanya pemangkasan anggaran terhadap kebutuhan internet Pemerintah Kabupaten Blora.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Pratikto Nugroho, membenarkan beberapa titik akses internet gratis di ruang publik dikurangi.
Pratikto mengungkapkan pengurangan jumlah bandwidth atau kecepatan internet itu menyusul adanya keterbatasan anggaran dari refocusing tahun lalu hingga pemangkasan TKD tahun ini.
“Karena sekali lagi, memang keterbatasan kami untuk memenuhi semuanya. (Namun) Area-area publik penting tetap kita cukupi,” katanya.
Ia mengakui tidak dapat memfasilitasi internet untuk semua masyarakat. Pasalnya kapasitas modem maupun access point di tempat publik terbatas sehingga berimbas pada terbatasnya pengguna jaringan wifi gratis dari Pemkab Blora.
“Jadi bila (internet gratis) digunakan semakin banyak orang tentunya sangat berpengaruh,” sambungnya.
Blora Pangkas Rp600 Juta Anggaran Internet Menjadi Rp1,9 Miliar
Menanggapi laporan ini, Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan perusahaan di daerah agar turut memfasilitasi masyarakat dalam mengakses kebutuhan internet.
“Area-area publik kita coba CSR (corporate social responsibility) beberapa perusahaan, untuk penyediaan jaringan internet gratis di area publik,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















