KENDAL, Beritajateng.id – Bupati Dyah Kartika Permanasari siap memberikan dukungan terhadap berbagai program konservasi lingkungan di wilayah Kabupaten Kendal. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Bulan Bakti Karang Taruna 2026.
Dalam kegiatan itu, Bupati yang akrab disapa Tika itu ikut menanam bibit sukun dalam program “Karta Menanam” di Dukuh Sono, Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar Karang Taruna Kendal berkolaborasi dengan Pemkab Kendal itu menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mendorong ketahanan pangan dan potensi ekonomi masyarakat.
“Saya juga sudah berpesan agar pemerintah desa ikut mendukung di rumah-rumah agar menanam pohon sukun. Dan 3-4 tahun lagi warga bisa panen sukun dan muncul klaster-klaster hasil olahan sukun,” kata Bupati Tika.
Ia mengatakan Karang Taruna tidak hanya hadir ketika ada kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki peran strategis untuk menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan sosial maupun lingkungan.
“Karta Menanam membuktikan bahwa Karang Taruna tidak hanya sekadar hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga peduli terhadap pelestarian lingkungan, menjaga dan merawat bumi beserta seisinya,” ujarnya.
Bupati Tika berharap gerakan menanam pohon tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi gerakan penghijauan di seluruh wilayah Kendal.
“Saya terima kasih kepada Karang Taruna Kabupaten Kendal dan Desa Tejorejo. Harapannya desa ini nantinya bisa menjadi penghasil tanaman sukun. Sehingga kedepan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian.
Bupati juga mengajak para pemuda Kendal untuk terus berinovasi dan mengambil peran dalam pembangunan. Sebab, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.
“Jangan takut untuk membuat kegiatan, jangan takut untuk berinovasi, jangan takut untuk mengambil peran. Karena pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri,” tegas Bupati Tika.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kendal, Albertus Hendri Setyawan, mengatakan kegiatan Karta Menanam merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkab Kendal dan Karang Taruna.
“Dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna, Dinsos bersama Karang Taruna menanam sebanyak 150 bibit sukun. Tujuannya sebagai bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan, mendorong penghijauan, sekaligus memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah,” katanya.
Menurutnya, pemilihan bibit sukun bukan tanpa alasan. Selain memiliki manfaat bagi lingkungan, tanaman sukun juga dinilai memiliki potensi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
“Sukun ini memiliki potensi yang bagus, tetapi sekarang sudah jarang ditemukan. Selain untuk penghijauan, sukun juga bisa diolah dan menjadi potensi ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Utia Lil















