PEKALONGAN, Beritajateng.id – Harga daging sapi di Kabupaten Pekalongan terpantau masih stabil menjelang perayaan Hari Raya Iduladha. Pada Senin, 4 Mei 2026, harga daging sapi berada di kisaran Rp140.000 per kilogram.
Distributor daging, Nur Hayati, mengatakan harga di tingkat distributor saat ini berada di kisaran Rp137.000 per kilogram. Menurutnya, selisih harga dengan pedagang masih dalam batas wajar karena adanya biaya distribusi dan operasional.
“Biasanya menjelang Idul Adha, harga naik di kisaran Rp150.000 sampai Rp160.000 per kilogram. Walaupun saat ini masih stabil, tapi bisa ngga lama lagi juga naik. Biasanya setiap tahun polanya ya begitu,” ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.
Senada, pedagang daging di Pasar Wiradesa, Mahmuda, menyebut belum terjadinya kenaikan harga daging sapi karena permintaannya belum meningkat. Ia memperkirakan harga akan mulai merangkak naik mendekati Hari Raya Iduladha.
“Saat ini masih stabil karena belum ada kenaikan. Biasanya kalau sudah mendekati Iduladha, harga pasti naik,” katanya.
Sementara itu, perbedaan harga terlihat di Pasar Kajen. Untuk daging sapi kualitas baik, harga tercatat mencapai Rp143.000 per kilogram, sedikit lebih tinggi dibandingkan di Pasar Wiradesa.
Pedagang di Pasar Kajen, Asmuni, menjelaskan selisih harga tersebut dipengaruhi oleh rantai distribusi. Pasokan daging di Kajen umumnya berasal dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Wiradesa, sehingga menambah biaya angkut dan operasional.
“Asal dagingnya dari RPH Wiradesa, jadi ada tambahan biaya angkut dan operasional. Itu yang membuat harga di sini sedikit lebih tinggi,” ujar Asmuni.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















