PEKALONGAN, Beritajateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV 2026 menyasar pembangunan infrastruktur jalan dan berbagai layanan di wilayah Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan yang akan digelar selama 30 hari ini dibuka oleh Plt Bupati Sukirman pada Selasa, 13 Oktober 2026 di lapangan desa setempat. Dalam kesempatan itu, ia menuturkan bahwa TMMD merupakan sinergi TNI dengan Pemkab Pekalongan untuk pembangunan di pedesaan.
“Luar biasa, sinergi ini memang sudah terjalin cukup lama dan terus kita lanjutkan,” kata Sukirman.
Selain pembangunan fisik seperti jalan, ia menuturkan nantikan TMMD ini akan memberikan edukasi kepada anak-anak dan generasi muda mengenai berbagai persoalan sosial. Materi penyuluhan yang menjadi perhatian antara lain perundungan atau bullying, kenakalan remaja, perkelahian, hingga pergaulan bebas.
“Lalu, yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita sama-sama mengedepankan dan menata masa depan dengan baik, sehingga tidak muncul pernikahan dini dan sebagainya akibat pergaulan bebas,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, mengatakan pembangunan jalan melalui program tersebut akan menghubungkan Desa Jrebengkembang dengan Desa Langkap.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Plt Bupati karena TMMD ditempatkan di Desa Jrebengkembang. Karena kegiatan ini bisa menghubungkan jalan dari Jrebengkembang menuju Desa Langkap,” ujar Abdul Munir.
Pabung Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Cpl. Yulian Cahyono, menambahkan jalan yang dibangun dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama memiliki panjang 511 meter dengan lebar 2,5 meter, sedangkan bagian kedua sepanjang 311,8 meter dengan lebar yang sama.
Dengan demikian, total jalan yang menjadi sasaran pengaspalan mencapai 822,8 meter dengan lebar 2,5 meter.
“Adapun keseluruhan anggaran kegiatan tersebut sebesar Rp300 juta dengan target pelaksanaan hingga penutupan pada 11 November 2026,” katanya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Utia Lil















