SALATIGA, Beritajateng.id – Nilai perputaran ekonomi dari hewan kurban di empat kecamatan wilayah Kota Salatiga mencapai Rp17,54 miliar. Nilai tersebut dihitung dari total hewan kurban yang terdiri atas 623 ekor kambing dan 512 ekor sapi dengan menggunakan asumsi harga rata-rata kambing Rp3,5 juta per ekor dan sapi Rp30 juta per ekor.
“Dengan acuan harga tersebut, total nilai perputaran ekonomi dari hewan qurban di empat kecamatan se-Kota Salatiga mencapai Rp 17.540.500.000,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Muthoin, Rabu sore, 27 Mei 2026.
Muthoin menjelaskan, berdasarkan rincian data, total nilai ekonomi kambing kurban mencapai Rp2.180.500.000. Sementara untuk sapi kurban mencapai Rp15.360.000.000. Secara keseluruhan, jumlah hewan kurban di Kota Salatiga tahun ini mencapai 1.135 ekor.
Ia menyatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Hari Raya Iduladha sekaligus memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi lokal. Selain menjadi momentum ibadah dan kepedulian sosial, Iduladha juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi para peternak, pedagang hewan ternak, jasa transportasi hingga pelaku usaha kecil di sekitar lokasi penyembelihan hewan kurban.
“Kami berharap tingginya nilai transaksi hewan kurban tersebut dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal,” ucapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















