Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Rembang

Pemadaman Listrik Bergilir di Rembang Berdampak ke Operasional Pelaku Usaha

Utia Afidah by Utia Afidah
22 Juni 2026
in Rembang, Hot News
Pemadaman Listrik Bergilir di Rembang Berdampak ke Operasional Pelaku Usaha

Ilustrasi tiang listrik PLN. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

976
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

REMBANG, Beritajateng.id – Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Rembang mengeluhkan adanya pemadaman listrik bergilir yang berdampak pada kerugian hingga operasional usaha yang terganggu. 

Ketua Kadin Rembang, Arifin, mengatakan pemadaman listrik berdampak langsung terhadap proses produksi para pelaku usaha, mulai dari industri, UMKM, hingga usaha kreatif, karena tidak semua perusahaan memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan.

“Begitu listrik padam, proses produksi langsung berhenti. Biaya tetap berjalan, karyawan tetap dibayar, tetapi pekerjaan tidak optimal. Akibatnya biaya produksi menjadi semakin tinggi,” ujarnya, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Arifin, terganggunya proses produksi juga menyebabkan keterlambatan pengiriman barang kepada pelanggan. Dampaknya bukan hanya merusak kepercayaan konsumen, tetapi juga mengganggu arus kas perusahaan karena pembayaran ikut tertunda.

“Timeline produksi yang sudah disepakati dengan pelanggan menjadi mundur. Reputasi perusahaan ikut terdampak dan cashflow terganggu karena pembayaran otomatis ikut mundur,” katanya.

Tak hanya sektor manufaktur, pemadaman listrik juga dirasakan pelaku usaha berbasis digital. Penjualan yang mengandalkan jaringan internet ikut lumpuh ketika baterai cadangan BTS habis akibat pemadaman berlangsung lama.

Arifin menegaskan hampir seluruh sektor usaha di Rembang terdampak karena saat ini aktivitas bisnis sangat bergantung pada pasokan listrik.

“Konveksi produksinya turun, usaha desain grafis tidak bisa bekerja, laundry berhenti beroperasi, barber shop terpaksa menolak pelanggan karena alat cukur kehabisan daya. Industri besar yang memiliki genset pun harus menanggung biaya operasional lebih mahal karena harga solar jauh lebih tinggi dibanding listrik PLN,” jelasnya.

Ia mengingatkan, apabila kondisi tersebut terus berlanjut, dunia usaha berpotensi menghadapi persoalan yang lebih serius.

“Kalau terus terjadi, dampaknya bisa sampai PHK, gagal bayar pinjaman ke perbankan, bahkan menurunkan minat investor untuk menanamkan modal di Rembang. Pemadaman listrik ini benar-benar menambah beban pengusaha di tengah mahalnya harga bahan baku dan persaingan dengan produk impor,” tegas Arifin.

Pelaku UMKM juga merasakan dampak yang sama. Firman Nur Charisma, pengusaha biliar dan kedai kopi, mengatakan listrik merupakan kebutuhan utama dalam menjalankan usahanya.

“Kalau listrik mati, operasional berhenti total. Pelanggan tidak bisa bermain biliar maupun menikmati layanan kedai kopi, sementara gaji karyawan, biaya internet, dan biaya operasional lainnya tetap harus dibayar,” ujarnya.

Menurut Firman, penggunaan genset bukan solusi mudah bagi pelaku UMKM karena membutuhkan biaya investasi yang cukup besar.

“Kalau pemadaman terus berulang, tentu semakin berat bagi UMKM untuk berkembang. Harapan kami listrik kembali normal sehingga omzet usaha bisa meningkat lagi,” katanya.

Sementara itu, pemilik usaha frozen food di Rembang, Erlina Restu Winarsih, mengungkapkan pemadaman listrik juga mengancam kualitas produk yang disimpan dalam freezer.

“Kalau proses defrost terlalu lama, mutu produk bisa rusak. Selain itu, ketika listrik menyala lagi, tegangan naik sehingga tagihan listrik juga ikut meningkat,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, PLN menyatakan pemadaman dilakukan akibat kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan berkurangnya kapasitas pasokan listrik sehingga dilakukan penyesuaian beban secara terbatas.

Manajer PLN Rembang, Jati Kuncahyo, mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan kapan pemadaman bergilir akan berakhir.

“Terkait kondisi yang terjadi, sampai saat ini belum ada informasi waktu yang bisa kami sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan pemadaman dipicu gangguan pada dua unit pembangkit besar yang mengurangi kemampuan sistem pasokan listrik nasional. Ia memastikan kondisi tersebut bersifat sementara dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga mengakui sempat terjadi gangguan pasokan batu bara kelas medium yang dibutuhkan pembangkit listrik. Persoalan tersebut dipicu ketidaksesuaian harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri sehingga mempengaruhi pasokan ke pembangkit PLN.

Jurnalis: *Red
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Rembang Hari Iniberita rembang terkiniPemadaman Listrik
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Pemkab Rembang Siapkan Operasional 75 Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bendahara

Pemkab Rembang Siapkan Operasional 75 Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bendahara

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

REMBANG, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) menyiapkan operasional 75 Koperasi Merah...

Dintanpan Rembang Gelar Pasar Tani, Sediakan 300 Paket Sembako Murah

Dintanpan Rembang Gelar Pasar Tani, Sediakan 300 Paket Sembako Murah

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

REMBANG, Beritajateng.id - Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang menggelar Pasar Tani dalam rangka Hari Pangan Sedunia pada Jumat, 16...

Proyek Embung Kaliombo Rembang Rp22 M Ditargetkan Selesai Desember 2026

Proyek Embung Kaliombo Rembang Rp22 M Ditargetkan Selesai Desember 2026

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

REMBANG, Beritajateng.id - Proyek pembangunan Embung Kaliombo di wilayah Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, ditargetkan rampung pada 30 Desember 2026. Saat...

Pemkab Rembang Alokasikan Rp35,5 Miliar untuk Tangani Jalan Rusak Tahun Ini

Pemkab Rembang Alokasikan Rp35,5 Miliar untuk Tangani Jalan Rusak Tahun Ini

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

REMBANG, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) tercatat mengalokasikan anggaran sebesar Rp35,5...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

“JMSI Goes To School” Buka Perayaan JMSI ke-5 di Banjarmasin

“JMSI Goes To School” Buka Perayaan JMSI ke-5 di Banjarmasin

8 Februari 2025
Jadi Daya Tarik Wisatawan, Perayaan Imlek di Pati Tampilkan Berbagai Macam Atraksi

Jadi Daya Tarik Wisatawan, Perayaan Imlek di Pati Tampilkan Berbagai Macam Atraksi

29 Januari 2025
Tanggapi Temuan Super Flu, DPR RI Edy Wuryanto Minta Sistem Kesehatan Diperkuat

Tanggapi Temuan Super Flu, DPR RI Edy Wuryanto Minta Sistem Kesehatan Diperkuat

7 Januari 2026
Anggota Komite SMPN 2 Dawe Kudus Angkat Bicara Soal Iuran, Minta Disdikpora Tindak Tegas

Anggota Komite SMPN 2 Dawe Kudus Angkat Bicara Soal Iuran, Minta Disdikpora Tindak Tegas

21 November 2024
Rumah BUMN Rembang Targetkan Penjualan Hingga Rp 800 Juta dari Hampers Lebaran

Rumah BUMN Rembang Targetkan Penjualan Hingga Rp 800 Juta dari Hampers Lebaran

2 Maret 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id