GROBOGAN, Beritajateng.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekankan agar pemerintah memperkuat sistem kesehatan. Hal ini ia sampaikan dalam menanggapi temuan kasus Super Flu di Indonesia.
Diketahui, penyakit yang disebarkan oleh varian baru Influenza ini dilaporkan memiliki kemampuan penyebaran lebih cepat, sehingga mudah menular. Edy menjelaskan, istilah Super Flu sebenarnya telah terpantau dalam sistem surveilans kesehatan nasional. Sehingga, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir namun tetap waspada.
“Yang penting sekarang adalah memastikan kesiapsiagaan sistem kesehatan berjalan baik. Jangan hanya menyampaikan bahwa situasi aman, tetapi juga memastikan layanan kesehatan primer benar-benar siap di lapangan,” ujarnya di Grobogan, Selasa, 7 Januari 2026.
Menurut Edy, isu Super Flu tidak bisa dilihat sebagai persoalan medis, melainkan juga menyangkut kesiapan anggaran kesehatan. Ia menilai kebijakan belanja kesehatan perlu lebih diarahkan pada upaya pencegahan, deteksi dini, dan penguatan surveilans penyakit menular.
“Penguatan puskesmas, laboratorium, dan sistem pelaporan penyakit menular harus menjadi prioritas. Ini penting untuk melindungi kelompok rentan seperti balita, lansia, dan masyarakat dengan penyakit penyerta,” katanya.
Legislatif Daerah Pemilihan Jawa Tengah III itu juga meminta Kementerian Kesehatan segera memperbarui dan mengeluarkan protokol kesehatan yang jelas serta mudah dipahami publik dalam menghadapi potensi peningkatan kasus Influenza.
“Protokol kesehatan harus disampaikan secara terbuka dan konsisten. Termasuk penggunaan masker pada kondisi tertentu, kebersihan tangan, serta panduan bagi sekolah dan fasilitas umum,” ujarnya.
Di sisi lain, Edy mengingatkan agar komunikasi pemerintah tidak bersifat sensasional. Pengalaman pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa informasi yang tidak utuh justru dapat memicu kepanikan dan disinformasi.
“Kita perlu narasi yang berbasis data dan sains. Edukasi publik jauh lebih penting daripada istilah-istilah yang menimbulkan kekhawatiran,” tuturnya.
Edy pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan disiplin menjaga kesehatan. Ia meminta publik mengikuti anjuran resmi pemerintah, tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan di media sosial, serta konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah perlindungan utama.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















