PATI, Beritajateng.id – Ketua DPRD Ali Badrudin menyoroti sikap sejumlah perusahaan yang disebut oleh Plt Bupati Risma Ardhi Chandra mundur sebagai penyumbang Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Beasiswa Garuda.
Ali pun mempertanyakan akad atau kesepakatan awal dalam program yang diinisiasi oleh mantan Bupati Sudewo ini. Menurutnya meskipun Sudewo tak lagi menjabat, bukan menjadi alasan bagi perusahaan untuk menghentikan CSR beasiswa.
Disisi lain, kembali menanggapi pernyataan Plt Bupati yang mengusulkan dana beasiswa selanjutnya diambil dari APBD, Ali menegaskan tidak semudah itu untuk mengalokasikan anggaran daerah.
“Intinya Pak Plt harus memanggil para perusahaan yang terlibat. Ini kan dulu komitmen mereka bersama bupati saat itu. Manakala bupati terdahulu dinonaktifkan, maka perusahaan juga tak boleh berhenti karena ini adalah komitmen bersama,” ungkapnya.
DPRD Pati Minta Plt Bupati Chandra Desak Perusahaan Lanjutkan CSR Beasiswa Garuda
Beasiswa Sarjana di Pati Terhenti, Plt Bupati Chandra Ungkap Ada Dana CSR Macet
Sementara itu, Pramudjianto, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati menegaskan tetap mendukung program itu.
“Total alokasi CSR Bank Jateng tahun 2026 sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi tetap menjadi salah satu prioritas sesuai ketentuan yang berlaku”, terangnya. (ADV)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















