KENDAL, Beritajateng.id – Bupati Dyah kartika Permanasari meninjau langsung kondisi rumah penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Banyutowo dan Jetis, Kecamatan Kendal, Jumat, 21 Agustus 2026.
Dengan diampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Muhammad Nurhasyim, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan RTLH tersebut kepada penerima.
“Hari ini kita meninjau rumah milik Bapak Rohmad di Banyutowo dan Pak Aboesiri di Jetis yang nantinya akan dilaksanakan program RTLH karena memenuhi persyaratan untuk diajukan program RTLH,” kata Bupati Tika, sapaan akrabnya,
Melalui program ini, Bupati Tika berharap rumah penerima manfaat dapat menjadi lebih layak huni dan layak ditinggali. Sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan penghuni rumah juga diharapkan meningkat.
“Harapannya ini dapat membantu warga mendapatkan hunian layak dan mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disperkim Kendal Muhammad Nurhasyim menerangkan, pada tahap pertama Pemkab Kendal memberikan bantuan kepada 45 unit RTLH. Masing-masing penerima mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp20 juta yang bersumber dari APBD.
“Di tahap satu ini kita ada 45 unit, masing-masing Rp20 juta. Nanti pembangunannya dilaksanakan secara swakelola dibantu oleh teman-teman tim fasilitator lapangan, Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan lainnya,” terang Nurhasyim.
Menurutnya, proses pembangunan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pemilihan material hingga pelaksanaan rehabilitasi rumah.
Nurhasyim menjelaskan, penerima manfaat program RTLH mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang masuk desil 1 sampai 4.
“Selain kondisi sosial ekonomi, kondisi fisik rumah juga menjadi salah satu pertimbangan. Rumah yang mendapatkan bantuan dinilai berdasarkan kondisi atap, lantai, dan dinding yang sudah mengalami kerusakan atau tidak memenuhi standar kelayakan hunian,” terangnya.
Ia menambahkan program ini bertujuan membantu warga kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman.
“Harapannya kesehatan dan kesejahteraan penerima menjadi lebih meningkat,” jelasnya.
Sementara, salah satu penerima bantuan, Rochmad, warga Kelurahan Banyutowo, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Kendal.
Ia mengungkap kondisi rumah yang ditempatinya saat ini cukup memprihatinkan. Dinding rumah masih menggunakan papan yang sudah rapuh, bagian atap kerap mengalami kebocoran, sedangkan lantainya masih berupa tanah.
“Alhamdulillah, ini sebentar lagi akan dibangun dan mendapat bantuan dari Ibu Bupati. Semoga nanti bisa lebih nyaman. Karena kalau hujan bocor, bahkan banjir,” ungkapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















