REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) mempercepat pelaksanaan program revitalisasi sekolah dasar (SD). Program dari pemerintah pusat ini bertujuan meningkatkan salah satunya meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
Kepala Bidang SD Dindikpora Rembang, Kapti Prastiyoaji, mengatakan pengusulan program revitalisasi dilakukan berdasarkan Dapodik masing-masing sekolah. Dari total 379 SD, baik negeri maupun swasta, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 84 sekolah untuk mendapatkan program revitalisasi.
“Dari usulan tersebut, saat ini 8 sekolah telah masuk tahap pelaksanaan di lapangan. Total anggaran untuk delapan sekolah tersebut mencapai sekitar Rp7,658 miliar,” katanya, Rabu, 26 Agustus 2026.
Delapan sekolah itu yakni SDN 2 Babadan, SDN 1 Sumberjo, SDN Karangsari, SDN Sumbermulyo, SDN Sendangmulyo Kecamatan Gunem, SDN 1 Bancang Sale, SDN Tasiksono, serta SDN Sendangasri.
Menurut Kapti, progres pekerjaan di delapan sekolah tersebut sudah berjalan, bahkan sebagian telah mencapai sekitar 50 persen.
Selain delapan sekolah yang sudah berjalan, sebanyak 25 sekolah lainnya juga tengah memasuki proses administrasi dan tahapan persiapan. Sehingga secara keseluruhan terdapat 33 sekolah yang masuk dalam rangkaian proses program revitalisasi 2026.
“Yang sudah berjalan baru delapan sekolah. Kemudian ada 25 sekolah yang sedang berproses, terutama melengkapi administrasi dan kegiatan lainnya. Jadi totalnya ada 33 sekolah,” jelasnya.
Ia menuturkan pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh sekolah. Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, setiap sekolah diwajibkan membentuk Panitia Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















