Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Pati

Dukung Kelanjutan MBG di Pati, FKUB Usul SPPG Tak Ditambah Sebelum Dievaluasi

Utia Afidah by Utia Afidah
16 September 2026
in Pati
Dukung Kelanjutan MBG di Pati, FKUB Usul SPPG Tak Ditambah Sebelum Dievaluasi

Ketua FKUB Kabupaten Pati, KH Ahmad Manhajussidad Shonhaji, Lc., M.Si.. (Dok. Humas/Beritajateng.id)

819
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

PATI, Beritajateng.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pati menyatakan dukungan terhadap kelanjutan program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Pati. Namun, pemerintah daerah diminta mengevaluasi terlebih dulu seluruh proses program itu.

Ketua FKUB Kabupaten Pati, KH Ahmad Manhajussidad Shonhaji, Lc., M.Si., mengatakan evaluasi terutama harus dilakukan terhadap kualitas makanan, keamanan pangan, kapasitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Menurutnya, MBG memiliki tujuan yang positif, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi anak, mencegah stunting, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan perlu terus diperbaiki agar orientasi program tetap berfokus pada pemenuhan gizi dan kepentingan penerima manfaat.

“Pemerintah perlu memastikan pengelolaan SPPG tidak bergeser menjadi kegiatan yang lebih berorientasi pada keuntungan ekonomi. Aspek sosial dan pemenuhan kebutuhan gizi anak harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program,” katanya, di Pati, Selasa, 15 September 2026.

Ketepatan sasaran dan penerimaan makanan oleh siswa juga menjadi perhatian. Berdasarkan pengamatannya di lingkungan pendidikan, masih terdapat makanan yang tidak dikonsumsi oleh sebagian siswa. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi terhadap komposisi menu, kualitas makanan, cita rasa, serta kesesuaian makanan dengan kebutuhan anak.

“Evaluasi ini penting agar anggaran yang dialokasikan untuk program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi penerima,” tegasnya. 

Selain kualitas makanan, KH Ahmad Manhajussidad menekankan pentingnya penguatan keamanan pangan di seluruh SPPG. Pengawasan, menurutnya, tidak seharusnya hanya dilakukan setelah muncul permasalahan atau kasus tertentu.

Menurutnya pemeriksaan perlu dilakukan secara berkala mulai dari sanitasi dapur, kualitas bahan baku, pengolahan makanan, penyimpanan, hingga proses distribusi kepada penerima manfaat.

Kapasitas masing-masing SPPG, kata dia, juga harus diperhitungkan secara realistis dengan melihat luas bangunan, jumlah tenaga kerja, ketersediaan peralatan, serta armada distribusi.

“SPPG yang secara riil hanya mampu melayani 500 atau 1.000 penerima manfaat tidak seharusnya dipaksakan melayani jumlah yang jauh lebih besar. Pemaksaan kapasitas pelayanan ini berpotensi memengaruhi kualitas pengolahan makanan maupun ketepatan distribusi,” terangnya.

Atas dasar itu, KH Ahmad Manhajussidad mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penghentian sementara penambahan SPPG baru atau melakukan moratorium sampai proses evaluasi terhadap SPPG yang telah beroperasi selesai dilakukan.

“Evaluasi perlu menjadi dasar untuk menentukan standar kapasitas maksimal masing-masing dapur sebelum pemerintah melanjutkan perluasan layanan,” katanya.

Ia juga menyoroti keterlibatan pelaku ekonomi lokal dalam rantai pasok program MBG. Menurutnya, manfaat ekonomi program belum sepenuhnya dirasakan secara langsung oleh petani, peternak, maupun produsen kecil di daerah.

Sebagian pengelola SPPG dinilai cenderung memilih pemasok berskala besar karena mampu memenuhi kebutuhan dalam jumlah banyak dengan harga lebih kompetitif. Kondisi tersebut berpotensi membuat pelaku usaha kecil dan produsen lokal kesulitan masuk dalam rantai pasok MBG.

Karena itu, mekanisme pemberdayaan ekonomi lokal dinilai perlu diperkuat agar manfaat program MBG tidak hanya terkonsentrasi pada pemasok besar, tetapi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional SPPG.

Dalam aspek pemenuhan gizi, KH Ahmad Manhajussidad mendorong agar ukuran keberhasilan MBG tidak hanya didasarkan pada banyaknya porsi makanan yang disalurkan.

Kualitas nutrisi seperti kecukupan protein, susu, serta unsur gizi yang mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak perlu memperoleh perhatian lebih besar. Program MBG juga dinilai dapat diperkuat dengan edukasi kepada orang tua mengenai pola konsumsi dan pemenuhan kebutuhan gizi anak sejak usia dini.

Selain itu, tata kelola SPPG dinilai perlu dilaksanakan secara transparan dan dapat dievaluasi secara berkala. Pemerintah perlu memastikan kelayakan bangunan, sanitasi, kapasitas pelayanan, kualitas makanan, serta mekanisme pengawasan terhadap setiap pengelola SPPG.

KH Ahmad Manhajussidad juga mengimbau agar masyarakat dan orang tua tidak hanya menempatkan diri sebagai penerima manfaat program MBG, tetapi turut mengambil peran sebagai bagian dari pengawasan sosial terhadap pelaksanaannya. 

Keterlibatan masyarakat dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi makanan yang diterima anak, menyampaikan keluhan apabila ditemukan makanan yang tidak layak, mencatat persoalan yang berulang, serta melaporkannya melalui sekolah atau saluran pengaduan yang tersedia.

Menurutnya, pengawasan partisipatif dari orang tua, sekolah, dan masyarakat dapat menjadi lapisan pengawasan tambahan di luar mekanisme pengawasan pemerintah. Partisipasi tersebut penting untuk mendeteksi persoalan lebih awal, terutama yang berkaitan dengan kualitas bahan pangan, kebersihan, keterlambatan distribusi, perubahan kondisi makanan, maupun gejala kesehatan yang dialami penerima manfaat.

“Dengan pola itu masyarakat tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga ikut menjaga kualitas pelaksanaannya,” ujarnya. 

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat memperkuat sistem pengawasan serta mengurangi risiko terulangnya kasus keracunan makanan maupun persoalan keamanan pangan lainnya.

Dengan evaluasi yang menyeluruh, penguatan standar keamanan pangan, pembatasan kapasitas sesuai kemampuan masing-masing SPPG, peningkatan kualitas gizi, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan, program MBG diharapkan dapat dilanjutkan secara lebih aman, terukur, dan memberikan manfaat yang semakin optimal bagi masyarakat.

Sumber: Humas FKUB Pati
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Pati Hari IniBerita Pati TerkiniMBGSPPG
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Wabup Batang Usul Sampel Menu MBG Dikirim ke Puskesmas Tiap Hari

Wabup Batang Usul Sampel Menu MBG Dikirim ke Puskesmas Tiap Hari

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

BATANG, Beritajateng.id - Wakil Bupati Batang Suyono mengusulkan agar sampel menu makan bergizi gratis (MBG) dikirim ke puskesmas terdekat untuk...

Menu MBG dari SPPG Tutup Blora Positif Kandung Bakteri, Ini Hasil Labnya 

Menu MBG dari SPPG Tutup Blora Positif Kandung Bakteri, Ini Hasil Labnya 

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - Sampel makanan yang diambil dari menu makan bergizi gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tutup, Kecamatan...

Laznas MPAQ Salurkan Air Bersih ke 9 Titik di Jakenan dan Winong Pati

Laznas MPAQ Salurkan Air Bersih ke 9 Titik di Jakenan dan Winong Pati

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) MPAQ menyalurkan bantuan air bersih ke 9 titik wilayah Kecamatan Jakenan dan...

Perhutani KPH Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Ronggo

Perhutani KPH Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Ronggo

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati bersama jajaran Polsek dan Koramil Jaken, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Bupati Kudus Kukuhkan 44 Guru Inti PBG, Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Bupati Kudus Kukuhkan 44 Guru Inti PBG, Tingkatkan Kualitas Pendidikan

17 April 2026
Sempat Ambrol, Pemkab Kudus Kebut Pembangunan Jembatan Menawan Jelang Lebaran

Sempat Ambrol, Pemkab Kudus Kebut Pembangunan Jembatan Menawan Jelang Lebaran

12 Maret 2026
Perbaikan Jalan Tompegunung Pati, Sudewo: Masuk APBD Murni 2026 Rp210 Miliar

Perbaikan Jalan Tompegunung Pati, Sudewo: Masuk APBD Murni 2026 Rp210 Miliar

23 Juni 2026
Program Pengembangan Masyarakat SKK Migas Jabanusa Capai 60 Persen

Program Pengembangan Masyarakat SKK Migas Jabanusa Capai 60 Persen

30 September 2025
Bahayakan Pengendara, Lubang di 2 Ruas Jalan Utama Rembang Mulai Ditambal

Bahayakan Pengendara, Lubang di 2 Ruas Jalan Utama Rembang Mulai Ditambal

9 Maret 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id