KENDAL, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Kendal mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengikuti perlombaan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) jenjang SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Salah satunya melalui gelaran lomba MAPSI tingkat Kabupaten Kendal di SMPN 2 Weleri, Selasa, 22 September 2026. Kegiatan yang digelar oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP Kendal ini diikuti oleh 1.006 siswa SMP se-Kabupaten Kendal.
Kepala Disdikbud Kendal, Yanuar Fatoni, mengatakan MAPSI memiliki sejumlah tujuan penting. Diaantaranya meningkatkan peran serta MGMP PAI, sekaligus meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan keagamaan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kecerdasan spiritual dan kesehatan rohani peserta didik.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh profil pelajar Pancasila, terutama karakter beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia,” katanya.
Yanuar menambahkan, MAPSI tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari siswa berprestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan bakat peserta didik di bidang keagamaan.
Ia menambahkan, para peserta yang berhasil meraih juara tingkat Kabupaten Kendal akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kendal dalam MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Pemenang MAPSI tingkat Kabupaten Kendal selanjutnya akan berlaga di tingkat provinsi pada 23-25 Oktober 2026 di Kota Semarang,” terang Yanuar.
Yanuar berharap para juara dapat segera melakukan persiapan secara maksimal sehingga mampu membawa nama Kabupaten Kendal dalam ajang MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Pemenang MAPSI diharapkan mempersiapkan diri untuk berlaga di tingkat provinsi, sehingga harapannya Kabupaten Kendal dapat meraih prestasi di tingkat Provinsi Tahun 2026,” tandasnya.
Ketua MGMP PAI SMP Kabupaten Kendal, Solikin, mengatakan MAPSI menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi, bakat, serta kemampuan mereka dalam bidang keagamaan, baik dari aspek kognitif, psikomotorik maupun afektif.
“Lomba MAPSI ini menjadi ajang bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi, bakat, serta ketangkasan dalam bidang kognitif, psikomotorik, dan afektif keagamaan,” ujarnya.
Solikin menjelaskan, 1.006 peserta itu berkompetisi dalam delapan cabang lomba. Yakni Cerdas Cermat Islami (CCI), Tartil Al-Qur’an putra dan putri, Tilawatil Al-Qur’an putra dan putri, Tahfidzul Al-Qur’an putra dan putri, Kaligrafi putra dan putri, Pidato putra dan putri, Azan putra, serta Rebana dengan grup campuran.
“Peserta tidak hanya berasal dari siswa, tetapi juga didampingi guru pembimbing, guru pendamping dan guru pembina dari masing-masing sekolah,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Utia Lil















