KENDAL, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Kendal mulai merealisasikan pembangunan jembatan gantung. Akses ini diketahui menghubungan Desa Cepokomulyo, Kecamatan Gemuh, dan Desa Margomulyo di Kecamatan Pegandon.
Prosesi awal pembangunan ditandai dengan doa bersama di sekitar lokasi, Rabu, 23 September 2026. Bupati Dyah Kartika Permanasari hadir langsung dalam kegiatan tersebut sekaligus untuk memantau awal pembangunan.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pembangunan jembatan gantung menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah perdesaan sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat.
“Memperkuat konektivitas antar dusun, desa, dan kecamatan serta mempermudah akses bagi masyarakat di wilayah perdesaan,” kata Bupati Tika, sapaan akrabnya.
Bupati Tika berharap keberadaan jembatan gantung itu memberikan dampak langsung terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari sektor perekonomian, pertanian, pendidikan hingga kesehatan.
Selain memperpendek akses, jembatan itu juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas. Pasalnya, masyarakat yang selama ini menggunakan jalur yang ada harus melewati dua palang pintu perlintasan kereta api.
“Termasuk ini bisa mengurangi kepadatan lalu lintas, karena apabila melewati jalan yang sekarang ada, masyarakat harus melewati dua palang kereta api. Dengan adanya jembatan ini tentunya akan lebih mempermudah,” jelasnya.
Bupati Tika berharap pembangunan jembatan dengan anggaran Rp4.883.291.000 tersebut turut mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah desa dan meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat.
“Semoga pembangunannya dapat berjalan baik, lancar, selesai tepat waktu dan segera dapat digunakan oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” harap Bupati.
Ia juga berpesan agar setelah jembatan selesai dibangun, masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama agar memiliki masa pakai yang lebih panjang.
“Harapannya ini ikut mempercepat pembangunan infrastruktur desa. Saya berpesan nanti kalau sudah jadi bisa merawat bersama-sama agar masa pakainya lebih lama,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Desa Cepokomulyo, Arif Maftuin, mengatakan pembangunan jembatan gantung tersebut terealisasi melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi V, Mochamad Herviano.
Ia menyebut, jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 120 meter dengan lebar 1,8 meter. Jembatan tersebut nantinya dapat digunakan oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
“Harapannya ini mempermudah akses masyarakat. Panjang jembatan 120 meter, lebar 1,8 meter untuk pejalan kaki dan motor,” ujar Arif.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Utia Lil















